Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Banjir Rob Juga Terjang Puluhan Hektar Kebun Semangka Desa Cemara Labat Kapuas

- Apahabar.com Rabu, 7 April 2021 - 21:10 WIB

Banjir Rob Juga Terjang Puluhan Hektar Kebun Semangka Desa Cemara Labat Kapuas

Kebun semangka di Desa Cemara Labat Kabupaten Kapuas yang terendam banjir rob. Foto-Istimewa

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Banjir rob (air pasang) juga menerjang daerah pesisir pantai Desa Cemara Labat, Kecamatan Kapuas Kuala, Kabupaten Kapuas, Kalteng.

Naiknya permukaan air laut yang terjadi pada, Senin (5/4/2021) tersebut, merendam puluhan hektar kebun semangka milik masyarakat desa setempat.

“Jadi, selain di Desa Palampai, banjir rob atau air pasang juga kemarin terjadi di Desa Cemara Labat,” kata Camat Kapuas Kuala, Inop, dihubungi via gawai, Rabu (7/4).

Adapun luasan lahan pertanian yang terendam banjir rob di Desa Cemara Labat mencapai 40 hektar. Sedangkan di Desa Palampai hanya seluas 10 hektar.

Selain merendam kebun tanaman semangka, air pasang tersebut juga merendam tanaman labu kuning, kacang, terong, karwila, lombok, pare dan tanaman timun.

Selaku Camat, Inop menyatakan prihatin atas kejadian yang dialami para petani di dua desa di Kecamatan Kapuas Kuala tersebut.

Akibat banjir rob itu warga mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

Inop berharap petani di Desa Cemara Labat dan Desa Palampai bisa tabah dengan musibah yang dialami.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini.

Menurut Inop masyarakat Desa Cemara Labat berharap Pemkab Kapuas dapat segera membantu baik berupa bibit tanaman, pupuk dan obat-obatan pertanian.

“Yang lebih utama lagi, masyarakat di sana (Cemara Labat) mengharapkan bantuan pembangunan tanggul air yang berfungsi untuk menahan gelombang pasang maupun air pasang,” pungkas Inop.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Di Tengah Pandemi, Kuliah Perdana Mahasiswa STAI Kapuas Resmi Dimulai
apahabar.com

Kalteng

Cabuli Anak di Bawah Umur, Pemuda Teweh Ditangkap Polisi Teweh
Polsek Kapuas Timur

Kalteng

Polsek Kapuas Timur Sosialisasikan Sapu Bersih Pungli
apahabar.com

Kalteng

Bejat! Seorang Pemuda di Barut Kalteng Cabuli Anak di Bawah Umur Berkali-kali
apahabar.com

Kalteng

Bukan Besok, Wali Kota Palangka Raya Tegaskan Pelonggaran Salat Jumat Baru Awal Juni
apahabar.com

Kalteng

Wagub Kalteng Tolak PSBB Jilid II Palangka Raya, Ini Alasannya

Kalteng

Tingkatkan Layanan Kesehatan, Kecamatan Kapuas Timur Gelar Rapat Lintas Sektor
Kalteng

Kalteng

Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com