Jelang Imsak, Jago Merah Ngamuk di Ratu Zaleha Banjarmasin Kebakaran di Ratu Zaleha Banjarmasin: 2 Bangunan Hangus, Relawan Dilaporkan Luka Bakar Tangkap Bupati Nganjuk, KPK Sita Tumpukan Duit Rp 50-100 Ribu Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi

BMKG Mutakhirkan Data Gempa Malang dari M 6,7 Jadi M 6,1

- Apahabar.com Sabtu, 10 April 2021 - 16:41 WIB

BMKG Mutakhirkan Data Gempa Malang dari M 6,7 Jadi M 6,1

Ilustrasi gempa. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Gempa Malang semula dikabarkan bermagnitudo (M) 6,7.

Kini, Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan datanya. Gempa Malang bermagnitudo (M) 6,1.

“Hasil analisis BMKG dalam informasi pendahuluan menunjukkan gempa bumi ini memiliki magnitudo M 6,7 kemudian di-update menjadi magnitudo M 6,1,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno, lewat keterangan tertulis yang dikutip dari detik.com, Sabtu (10/4/2021).

Episenter (pusat) gempa bumi ini terletak pada koordinat 8,83 Lintang Selatan dan 112,5 Bujur Timur, atau pada jarak 96 km arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kedalaman pusat gempa adalah 80 km.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” kata Bambang.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Di Tengah Pandemi, Petugas Sensus Mulai Terjun ke Lapangan
apahabar,com

Nasional

Ketua GP Al Washliyah Sorot Video Mesum Mahasiswi Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Cerita Lora Fadil: Boyong  3 Istrinya di Pelantikan DPR
apahabar.com

Nasional

Penelitian Terbaru, Virus Corona Menyebar Lebih Cepat dari Prediksi WHO
apahabar.com

Nasional

Turki Bisa Lanjutkan Proses Hukum Kasus Khashoggi
apahabar.com

Nasional

Tarif Naik, Pengamat: Ojol Jangan Terbuai Intensif Lagi!
apahabar.com

Nasional

Jadi Klaster Covid-19, IDI: Protokol Kesehatan di Kantor Harus Dijaga
apahabar.com

Nasional

KSAD Pastikan Prajurit TNI AD Terlibat Penyerangan Polsek Ciracas Dipecat!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com