Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Tetap Sekat Pemudik! Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya Hilal Belum Nongol di Kalsel, 1 Syawal 1442 H Tunggu Sidang Isbat Tak Mau Kecolongan Pemudik, Aktivitas Kapal Tradisional di Kalsel Diawasi Ketat Detik-Detik Longsor Maut di Desa Batu Bini HSS Timbun 4 Pencari Batu

BPOM Sebut 71,4 Persen Relawan Vaksin Nusantara Alami Efek Samping

- Apahabar.com Minggu, 18 April 2021 - 11:11 WIB

BPOM Sebut 71,4 Persen Relawan Vaksin Nusantara Alami Efek Samping

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto-Rauters Okezone

apahabar.com, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan, berdasarkan hasil studi uji klinik fase 1 vaksin Nusantara sebanyak 20 dari 28 relawan penerima vaksin atau 71,4 persen di antara mereka mengalami kejadian yang tidak diinginkan (KTD) grade 1 dan 2.

Kepala BPOM Penny Lukito dalam keterangan tertulisnya mengatakan, seluruh relawan yang mengalami KTD berada pada kelompok penerima vaksin dengan kadar adjuvant 250 mikrogram (mcg) dan tanpa adjuvant.

“Kejadian yang tidak diinginkan (KTD) yang terjadi adalah nyeri lokal, nyeri otot, nyeri sendi, nyeri kepala, penebalan, kemerahan, gatal, ptechiae, lemas, mual, demam, batuk, pilek dan gatal,” ungkap Penny, kutip Okezone.

Lanjutnya, KTD grade 3, juga terjadi pada enam relawan dengan rincian seorang mengalami hipernatremi, dua orang mengalami peningkatan kadar blood urea nitrogen (BUN) dan tiga lainnya mengalami peningkatan kolesterol.

“Kejadian yang tidak diinginkan grade 3 merupakan salah satu pada kriteria penghentian pelaksanaan uji klinik yang tercantum pada protokol uji klinik, namun berdasarkan informasi tim peneliti saat inspeksi yang dilakukan Badan POM, tidak dilakukan penghentian pelaksanaan uji klinik dan analisis yang dilakukan oleh tim peneliti terkait kejadian tersebut,” jelasnya.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com/pengendali

Nasional

Bappenas Pastikan Pemindahan Ibu Kota Masuk RPJMN 2020-2024
apahabar.com

Nasional

Densus 88 Dilibatkan Ungkap Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung
apahabar.com

Nasional

ISPA Jadi Penyakit Keluhan Utama CJH di Mekkah
apahabar.com

Nasional

Cair 25 Agustus, Dapat Subsidi Gaji atau Tidak, Cek Caranya
apahabar.com

Nasional

Pelari Menempuh 1.567 Km untuk Kampanyekan Anti-Narkoba
apahabar.com

Nasional

16.000 Lebih Warga AS Meninggal Akibat Covid-19
apahabar.com

Nasional

Masuk Nusa Kambangan, Habib Bahar Di-Rapid Test
Payudara

Nasional

Viral, Pria Gondrong Curhat Jadi Korban Begal Payudara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com