Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Breaking! Serpihan KRI Nanggala 402 Ditemukan

- Apahabar.com Sabtu, 24 April 2021 - 18:48 WIB

Breaking! Serpihan KRI Nanggala 402 Ditemukan

KRI Nanggala-402 diduga mengalami black out. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Operasi pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala 402 mulai membuahkan hasil.

Tim pencari menemukan barang-barang yang diyakini dari kapal selam yang tenggelam di perairan utara Bali.

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan barang-barang ini ditemukan di sekitar lokasi hilangnya KRI Nanggala. Berdasarkan analisis, dipastikan barang-barang tersebut merupakan milik KRI Nanggala.

“Barang-barang ini tidak akan timbul jika tidak ada tekanan kuat sehingga bisa keluar dari kapal,” kata KSAL dalam konferensi pers, Sabtu (24/4/2021).

KRI Nanggala hilang kontak pada Rabu (21/4/2021) pukul 03.00 Wita. Kapal mengangkut 53 awak. Saat ini operasi pencarian dilakukan dengan kekuatan penuh dari TNI dan dukungan beberapa negara sahabat.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyebut cadangan oksigen di KRI Nanggala-402 bisa bertahan hingga lima hari jika tak lagi berstatus black out.

“Saya sampaikan 72 jam ketika kapal black out. Tapi kalau tidak black out, kalau ada listrik, [cadangan oksigen] bisa sampai lima hari,” ungkapnya, dalam konferensi pers dari Bali, Sabtu (24/4).

Masalahnya, kata dia, tim penyelamat belum bisa memastikan status kelistrikan KRI Nanggala-402, terutama setelah temuan serpihan komponen dan barang-barang dari dalam kapal.

“Kita tidak bisa lihat apakah dia black out atau enggak. Soalnya pas [kapal] masuk air [pada Rabu dini hari] lampunya masih nyala. Namun demikian kalau saat menyelam itu black out, kemampuan hanya 72 jam,” tuturnya.

Sebelumnya, kapal selam berusia lebih dari 40 tahun itu hilang kontak diduga akibat black out saat latihan penembakan torpedo, Rabu (21/4) pukul 03.00 WITA .

TNI kemudian menyebut cadangan oksigen KRI Nanggala bisa bertahan selama 72 jam alias 3 hari jika dalam posisi black out. Alhasil, pencarian pun dimaksimalkan sejak Jumat (23/4) malam hingga Sabtu (24/4) pagi.

Panglima TNI Hadi Tjahjanto kemudian menyebut status KRI Nanggala ditingkatkan dari sub-missed atau hilang kontak menjadi sub-sunk alias karam, Sabtu (24/4) sore. Yudo mengungkapkan ada retakan besar pada kapal selam temuan lantaran serpihan itu.

Hadi menyebut ada kemungkinan kapal selam sudah kemasukan air. Namun, menurut dia, masih ada ruang-ruang tidak bisa dimasuki air seandainya kru sempat menyekat kompartemen kapal selam yang sudah bocor.

“Masuk air kemungkinan ada. Tapi ada kemungkinan ada bagian kabin yang air enggak masuk,” kata dia

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dua Siswi di Balangan Ngajar Mengaji demi Bersekolah
apahabar.com

Kalsel

Bikin SIM Susah? Ikuti Langkah Ini Biar Mudah
apahabar.com

Kalsel

Dilatih dan Dibina, Ratusan Pembina Pramuka di Banjarmasin Dibekali Teori Dasar
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi WBP Positif, Rutan Marabahan Siapkan Blok Khusus
Tala

Kalsel

Ungkap Tengkorak di Pantai Batakan Tala, Polisi Tunggu Balasan RS Ulin
Polisi

Kalsel

Polisi Awasi Mall hingga Pelabuhan, Natal di Kalsel Berjalan Aman
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Kawasan Padat Penduduk Kuin Utara Terbakar Hebat
Melonjak Lagi

Kalsel

Melonjak Lagi, Hari Ini Banjarbaru Sumbang 31 Kasus Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com