Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya

Cari KRI Nanggala-402, Kementerian ESDM Kirim Teknisi dan Peralatan

- Apahabar.com Jumat, 23 April 2021 - 11:30 WIB

Cari KRI Nanggala-402, Kementerian ESDM Kirim Teknisi dan Peralatan

Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Badan Litbang ESDM Kementerian ESDM memberikan bantuan teknisi dan peralatan untuk mencari kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian ESDM mengirimkan dua teknisi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Badan Litbang ESDM untuk membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali.

Mengutip Antara, tim teknisi P3GL Kementerian ESDM, yang ditugaskan adalah Wilman Darmawan dan Sahnedi. Mereka bergabung dengan tim operasi gabungan yang dipimpin Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sejak 22 April 2021 hingga nanti pada 28 April 2021.

Selain menerjunkan personel, dikutip dari laman Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat, turut pula dikirimkan bantuan peralatan marine magnetic seaspy magnetometer milik P3GL yang digunakan untuk mendeteksi perkiraan lokasi kapal selam.

Alat ini umumnya digunakan sebagai peralatan survei geofisika untuk mengetahui kondisi geologi bawah permukaan berdasarkan sifat kemagnetannya.

Secara prinsip kerja marine magnetometer identik dengan alat metal detector, yang membedakan hanyalah threshold dari keduanya.

KRI Nanggala 402 hilang kontak saat menggelar latihan penembakan rudal di perairan utara Bali pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapal tersebut diduga mengalami blackout atau mati listrik total. Hal itu, membuat awak kapal tidak dapat melakukan proses kedaruratan berupa tombol darurat untuk membuat kapal timbul ke permukaan.

KRI Nanggala merupakan kapal selam buatan Jerman pada 1977 yang masuk jajaran TNI AL pada 1981.

Saat mengarungi laut utara Bali itu, kapal selam berisi 53 awak, terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), satu komandan satuan, dan tiga personel arsenal.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Perkuat Industri Pertahanan Nasional dengan Pembenahan Ekosistem Industri
apahabar.com

Nasional

ASN Tak Netral, Mendagri Tegur 2 Kepala Daerah di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Menang Telak di Bali, Jokowi Ucapkan Terima Kasih
apahabar.com

Nasional

Tahu Istrinya Selingkuh di Kamar Mandi, Suami Bacok Istri
apahabar.com

Nasional

‘Diserang’, Jokowi Tak Ambil Pusing
apahabar.com

Nasional

Antisipasi Stok Pangan Akhir Tahun, Peneliti Ingin Pemerintah Buat Kebijakan Strategis
apahabar.com

Nasional

Sah Dibuka, Berikut Daftar Lengkap Lowongan CPNS 2019
apahabar.com

Nasional

Ibunda Ustaz Somad Tutup Usia, Jenazahnya Dibawa ke Medan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com