Sadarkan Diri, Dokter Ungkap Kondisi Terkini Echa Si Putri Tidur Banjarmasin POPULER SEPEKAN: Waspada Air Pasang, Ambruknya Pasar Ujung Murung, hingga Viral Putri Tidur Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Buron Biang Tenggelamnya Polisi di Sungai Martapura Belum Ditemukan Panas Lagi, Laporan Bakul Denny Indrayana Berbalas Jadwal Imsakiyah

Chip Langka, Harga Ponsel Baru Terancam Naik

- Apahabar.com Minggu, 4 April 2021 - 19:08 WIB

Chip Langka, Harga Ponsel Baru Terancam Naik

Kelangkaan chip akibat pandemi Covid-19 diprediksi akan berdampak pada produksi ponsel baru. Foto: Dok. Qualcomm

apahabar.com, JAKARTA – Kelangkaan chip akibat pandemi Covid-19 diprediksi akan berdampak pada produksi ponsel baru. Risikonya, harga HP baru bisa melambung tinggi.

Chip prosesor merupakan komponen penting dalam pembuatan produk elektronik, termasuk smartphone. Stok chip yang semakin langka mengakibatkan terhambatnya rantai pasokan komponen smartphone ini ke produsen.

Melansir detik.com, sejak mewabahnya pandemi Covid-19, banyak pabrik chip di China menutup kegiatan industrinya. Keadaan ini diperparah dengan adanya panic buying dari beberapa perusahaan untuk mengamankan stok mereka.

Ini menyebabkan terjadi lonjakan harga yang fantastis pada chip. Chip microcontroller dari STMicroelectronics mengalami kenaikan tujuh kali lipat, dari USD 2 menjadi USD 14.

Perusahaan raksasa ponsel seperti Samsung, Xiaomi, dan Realme telah mengkonfirmasi kelangkaan ini. Dikutip dari Reuters, Minggu (4/4/2021), Co-CEO dan mobile chief Samsung Electronics, Koh Dong-jin, mengatakan telah terjadi ketidakseimbangan pasokan permintaan dengan pasokan prosesor smartphone buatan Qualcomm.

“Kelangkaan ini sudah mencapai taraf ekstrem,” tulis Vice President Xiaomi di media sosial. Langkanya stok chip dalam pasar global memungkinkan terjadinya kenaikan harga jual ponsel Xiaomi.

Kelangkaan chip prosesor juga membuat juru bicara Realme angkat bicara. Ia mengungkapkan bahwa chip yang diproduksi oleh Qualcomm sudah habis, sehingga Qualcomm mengalami kesulitan untuk memenuhi permintaan para vendor.

Di pihak lain, Foxconn yang merupakan perusahaan perakit sejumlah produk elektronik juga terkena imbasnya. Apple yang merupakan salah satu konsumen terbesar Foxconn pernah menunda peluncuran lini iPhone 12 dan lainnya.

Beberapa produsen chip telah berencana untuk melakukan ekspansi. Namun, hal ini tentu tidak bisa diwujudkan dalam waktu dekat mengingat proses produksinya yang rumit dan kompleks.

Di sisi lain, permintaan HP baru yang semakin meningkat dengan adanya kebijakan WFH dan pembelajaran jarak jauh, serta adanya beberapa perusahaan pabrikan ponsel yang terus merilis perangkat baru semakin menimbulkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan chip.

Biaya produksi yang semakin meningkat akibat harga chip yang sangat mahal otomatis akan membuat para perusahaan ponsel terpaksa menaikkan harga penjualan HP baru.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Sinar Matahari Bunuh Virus Corona, Apa Iya?
apahabar.com

Gaya

Rahasia Menjaga Kesehatan di Tanah Suci, Intip Tips MUI Kalsel!
apahabar.com

Gaya

Saat Ramadan, Ini Kebiasaan yang Dilakukan Tulus
apahabar.com

Gaya

Penggunaan Gawai Jadi Kebiasaan Baru, Simak Tips Dokter Mata
apahabar.com

Gaya

Perusahaan Bir Corona Sikapi Santai Dikaitkan dengan Virus
apahabar.com

Gaya

Indonesia Gunakan Roket Milik Elon Musk untuk Satelit Satria, Berikut Alasannya
apahabar.com

Gaya

Peringati Sumpah Pemuda, Gabungan Komunitas Sepeda di Kalsel Tempuh 669 Kilometer Menuju Kaltim
apahabar.com

Gaya

Tips Wawancara Kerja Virtual Masa Normal Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com