AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi! Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar

Dampak SK Kapolri: 5 Polsek di HST Dilarang Lakukan Penyidikan

- Apahabar.com Selasa, 6 April 2021 - 07:53 WIB

Dampak SK Kapolri: 5 Polsek di HST Dilarang Lakukan Penyidikan

Makopolres HST di Jalan Ir P HM Noor Nomor 29 Kelurahan Barabai Selatan Kecamatan Barabai./Foto istimewa.

apahabar.com, BARABAI – Lima Polsek di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tidak boleh lagi melakukan penyidikan suatu perkara atau tindak pidana.

Hal itu berlaku setelah terbitnya keputusan baru yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo per 23 Maret 2021 tadi. Peraturan ini tertuang dalam SK bernomor Kep/613/III/2021.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Kasubbag Humas Iptu Soebagiyo menyebutkan dari 11 kecamatan, ada lima Polsek yang tidak bisa melakukan penyidikan.

“Polsek Hantakan, Limpasu, Labuan Amas Utara (LAU), Batu Benawa dan Pandawan,” kata Soebagiyo, Selasa (6/4).

Sesuai dengan SK Kapolri, kata Soebagiyo, lima Polsek tadi hanya untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Artinya, penyidikan dialihkan ke Polres HST.

Akan tetapi kejadian perkara suatu tindak pidana di sektor masing-masing tetap dilaporkan ke Polsek. Polsek hanya dibebani dalam hal tindakan pertama pada tempat kejadian perkara (TPTKP) saja atau penyelidikan.

Misalnya yang sifatnya mencari informasi dan mengumpulkan alat bukti. Jika ditemukan suatu tindak pidana, Polsek yang telah ditetapkan tadi harus menyerahkan atau mendorong penyidikan ke Polres HST.

“Nanti akan ada Juknis maupun Juklak tentang SK Kapolri ini. Yang jelas pembina fungsi penyidikan Polsek jajaran adalah Kasat Reskrim,” tutup Soebagiyo.

Sebelumnya, Jenderal Sigit mengeluarkan keputusan yang isinya tidak semua Polsek dapat melakukan penyidikan. Berdasarkan keputusan itu, ada 1.062 Polsek di Indonesia yang tidak bisa lagi melakukan penyidikan.

Keputusan itu dibuat setelah memperhatikan usulan dari sejumlah Polda terkait penunjukan Polsek. Polsek yang ditentukan dalam SK hanya untuk pemeliharaan keamanan dan ketertiban serta tidak boleh melakukan penyidikan.

Keputusan itu juga merupakan program prioritas Kapolda pada bidang transformasi serta kegiatan penguatan Polsek dan Polres sebagai lini terdepan pelayanan Polri.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PSBB Berakhir, Borneo Indoor Futsal Tawarkan Promo Menarik
apahabar.com

Kalsel

Mengamuk di Barabai, Pemuda Ini Diamankan ke Sambang Lihum
apahabar.com

Kalsel

KPU HSS Lakukan Perakitan Kotak Suara di GOR Aluh Indut Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Dukung Insentif Tambahan Buat Petugas Medis
apahabar.com

Kalsel

Disebut Condong ke Petahana, Gerindra Banjarbaru: 60 Persen
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hari Ini, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Tolak Omnibus Law, Demo Mahasiswa di DPRD Kalsel Diwarnai Adu Mulut
apahabar.com

Kalsel

BNPT Lakukan Simulasi Hadapi Aksi Terorisme Modus KBRN
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com