Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Data Tenaga Kerja AS Meningkat, Rupiah Ikut Menguat Tipis

- Apahabar.com Senin, 5 April 2021 - 12:01 WIB

Data Tenaga Kerja AS Meningkat, Rupiah Ikut Menguat Tipis

Ilustrasi - Seorang teller PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menghitung uang pecahan Rp 100 ribu di Kantor Pusat BNI, Jakarta. Foto-Antara/M Risyal Hidayat/foc

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (5/4) pagi menguat tipis.

Penguatan rupiah mengikuti perkembangan meningkatnya data tenaga kerja Amerika Serikat.

Pada pukul 10.05 WIB, rupiah menguat tipis dua poin atau 0,02 persen ke posisi Rp 14.523 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.525 per dolar AS.

“US treasury 10 year yield naik ke level 1,71 persen menyusul laporan pekerjaan Maret yang lebih baik dari perkiraan,” tulis Tim Riset Mega Capital Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin.

Departemen Ketenagakerjaan AS melaporkan pertumbuhan lapangan pekerjaan pada Maret melonjak dengan laju tercepat sejak Agustus karena perusahaan meningkatkan perekrutan.

Data tenaga kerja nonpertanian (nonfarm payrolls) naik menjadi 916.000, di atas estimasi 675.000. Sedangkan, tingkat pengangguran turun menjadi enam persen.

Sementara itu, klaim tingkat pengangguran awal (initial job claims) mingguan naik menjadi 719.000, naik dibandingkan pekan sebelumnya 658.000 dan di atas estimasi 675.000.

Pada Kamis (1/4/2021) lalu, rupiah ditutup stagnan dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya yaitu di level Rp 14.525 per dolar AS.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Selama Pandemi, Layanan GoSend Naik 90 Persen
apahabar.com

Ekbis

Copot Sekarang 22 Aplikasi Android Ini, Berbahaya
apahabar.com

Ekbis

Efek Corona: Rupiah Menguat, Yuan Melemah
apahabar.com

Ekbis

Sepanjang 2019, Arus Peti Kemas di Trisakti Banjarmasin Capai 11 Persen
apahabar.com

Ekbis

Indonesia Bukukan Transaksi Ekspor Sarang Walet Rp 2,2 Triliun ke China
apahabar.com

Ekbis

Mobil Wapres Isi Bensin Pakai Jeriken, Simak Klarifikasi Pertamina
apahabar.com

Ekbis

Kekhawatiran Lonjakan Kedua Covid-19, Harga Emas Naik, Dolar AS Melemah

Ekbis

Meski Hari Ini Rupiah Melemah, Tapi Masih Bikin Untung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com