Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Datangi Bawaslu, Tim Ibnu-Ariffin Lapor Dugaan Kecurangan Belasan Oknum Termasuk KPPS!

- Apahabar.com Rabu, 28 April 2021 - 02:05 WIB

Datangi Bawaslu, Tim Ibnu-Ariffin Lapor Dugaan Kecurangan Belasan Oknum Termasuk KPPS!

Menjelang pelaksanaan PSU, Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 02 mendatangi kantor Bawaslu Banjarmasin, Selasa malam (27/4). Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Tensi politik kembali menghangat jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilwali Banjarmasin yang tinggal hitungan jam.

Jelang pelaksanaan PSU, Tim Kuasa Hukum Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 02 mendatangi kantor Bawaslu Banjarmasin, Selasa malam (27/4).

Tim hukum Ibnu Sina-Ariffin Noor yang dimotori oleh Imam Satria Jati itu melaporkan dugaan politik uang yang dilakukan oleh beberapa oknum.

“Ada 12 belas nama yang kita laporkan,” jelasnya kepada apahabar.com.

Imam menyayangkan adanya aksi bagi-bagi uang tersebut terlebih diduga kuat melibatkan sejumlah oknum penyelenggara pemilu.

“Kami menduga bahwa oknum yang berbuat curang ini merupakan kelompok penyelenggara pemungutan suara atau KPPS di kawasan PSU,” ujarnya.

Mereka, kata Imam, terindikasi menyertakan uang dan ajakan untuk memilih salah satu paslon. Yaitu nomor urut 04 Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu).

Indikasi demikian ditemukannya saat para oknum itu membagikan undangan pemilihan kepada warga.

“Ada Rp50 ribu dengan nasi kotak dan ini berjalan masif. Kita melaporkan 12 orang ini adalah koordinatornya,” katanya.

Olehnya, pihaknya berharap kepada Bawaslu untuk mampu menginvestigasi proses politik uang yang dilakukan oknum tersebut pada Rabu (28/4) esok.

Tim Kuasa Hukum Ibnu-Ariffin memiliki sekitar 40 saksi yang menyatakan siap memberikan keterangan. Mereka juga menyertakan bukti berupa video ke Bawaslu.

“Kami yakin di lapangan mungkin ada ribuan orang yang menerima dan kita berharap ini diproses hukum,” ucapnya.

Ia juga berharap kepada orang yang menerima uang dari oknum tersebut untuk tidak mengambilnya. Kemudian apabila berkenan melaporkan balik ke Bawaslu setempat untuk dilanjutkan ke ranah laporan hukum.

“Penerima apabila melaporkan ke Bawaslu tidak masuk tindak pidananya,” pungkasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani menjelaskan telah menerima laporan dugaan politik uang saat PSU.

Apabila terbukti benar, terlapor bisa dikenakan pelanggaran UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 187a.

“Ini nanti kita lakukan proses kajian dulu. Nanti kita sama sama membahas,” pungkasnya.

Jadi Atensi, Ketua KPU RI Tinjau Langsung PSU Pilwali Banjarmasin

Pemungutan suara ulang (PSU) Pilwali Banjarmasin benar-benar menjadi perhatian nasional.

PSU tinggal menghitung hari, Ketua KPU RI Ilham Saputra mengunjungi Banjarmasin sejak Selasa (27/4).

Kedatangan orang nomor satu di lembaga penyelenggara pemilu itu guna meninjau kesiapan KPU Banjarmasin.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarmasin

Gudeg Kangen, Penawar Kerinduan Kuliner Khas Yogyakarta di Banjarmasin
Banjarmasin

Banjarmasin

Lebih Dulu Terendus, Tim Ibnu-Ariffin Beber Dugaan Permainan DPT Jelang PSU Banjarmasin
Almazaya

Banjarmasin

Berprestasi di Tengah Pandemi, Ibnu Sina Sanjung Almazaya Islamic School
Banjarmasin

Banjarmasin

AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!
Hujan

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini, Hujan Berpetir Diperkirakan Landa Banjarmasin dan Marabahan
Curanmor

Banjarmasin

Ups, Pelaku Curanmor di Banjarmasin Tak Berkutik Diamankan Warga

Banjarmasin

Berkah Ramadan, Yayasan Haji Maming Ringankan Beban Tukang Becak di Banjarmasin
AnandaMu

Banjarmasin

PSU Banjarmasin Hanya 3 Kelurahan, Reaksi AnandaMu: Berat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com