Fix, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Tapin Resmikan Bendungan Tapin, Jokowi Bertolak ke Kalsel 5 RS Ngutang Darah Miliaran Rupiah ke PMI, DPRD Banjarmasin Turung Tangan Pembunuhan di Balikpapan, “Hukum Mati Praka MAM” Menggema di Rumah Duka Antisipasi Teror Bom, PLN Kalselteng Gandeng Polda Gelar Simulasi

Detik-detik Evakuasi Santri Tenggelam di Sungai Martapura, Begini Penjelasan Basarnas

- Apahabar.com Senin, 5 April 2021 - 19:36 WIB

Detik-detik Evakuasi Santri Tenggelam di Sungai Martapura, Begini Penjelasan Basarnas

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban tenggelam, Abdul Karim (15) santri Ponpes Darussalam Martapura, di posko SAR gabungan, di samping Masjid At-Taqwa Desa Pekauman Ulu, Martapura Timur pukul 17.40 Wita. Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Setelah tiga hari pencarian, santri tenggelam di Sungai Martapura akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa, Senin (5/4).

Korban adalah santri Ponpes Darussalam Martapura bernama Abdul Karim (15) asal Pelaihari, Tanah Laut (Tala) itu hanyut tenggelam pada Sabtu (3/4) siang.

Pantauan di lokasi, jenazah korban tenggelam sampai di posko SAR gabungan, samping Masjid At-Taqwa Desa Pekauman Ulu, Martapura Timur pukul 17.40 Wita.

Dari keterangan pihak Basarnas Banjarmasin, korban dievakuasi sekitar pukul 15.00 Wita.

Ia dibawa dari lokasi ditemukan di pinggiran Sungai Martapura, di Desa Sungai Rangas, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar.

Saat proses evakuasi, banyak masyarakat menyaksikan pengangkatan jenazah hingga dimasukkan ke dalam mobil ambulance.

Saat pengangkatan jenazah dari perahu motor karet menuju mobil ambulance, korban dibungkus dengan kantong jenazah. Aroma tidak sedap tercium saat petugas mengangkat.

Koordinator Lapangan Basarnas Banjarmasin, Andi Surya Sinaga mengatakan mulanya pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada yang menemukan sesosok mayat di pinggir sungai.

“Tim SAR gabungan menerima informasi dari masyarakat bahwa telah menemukan korban. Jarak yang ditempuh dari lokasi diduga tenggelam kurang lebih 12 kilometer,” ujar Andi.

Ia melanjutkan, korban mengapung di pinggir sungai, dengan kondisi sudah membengkak.

“Kondisi korban cukup memprihatinkan. Wajah menggembung, pakaian tidak ada, dan beberapa bagian badan juga menggembung,” terang Andi Surya.

Ia menambahkan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Kabupaten Tanah Laut.

Sebelumnya, korban tenggelam Abdul Karim mulanya mencuci pakaian bersama dua orang temannya, Junaidi dan Yugianto, di pinggir Sungai Martapura, tak jauh dari Asrama Hidayatussibyan, Martapura Timur, Sabtu (3/4) siang.

Tiba-tiba, sarung milik temannya hanyut. Korban pun menolong mengambilkankan sarung tersebut dengan menceburkan diri ke sungai.

Saat itulah korban tenggelam. Temannya sempat berupaya menolong, namun korban tidak dapat terselematkan.

Sejak dilaporkan tenggelam, tim gabungan dari Basarnas Banjarmasin, BPBD Banjar, Damkar Banjar, emergency, dan relawan lainnya bahu-membahu melakukan penyisiran di Sungai Martapura.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Jemaah Salat Jumat

Kalsel

Jemaah Salat Jumat di Masjid Muara Uya Tabalong Dicek Suhu Tubuh
apahabar.com

Kalsel

Rektor UIN Ajak Masyarakat HST Terapkan Makna Alquran
apahabar.com

Kalsel

Hari ini Kotabaru Nihil Positif Covid-19, Sembuh 9
apahabar.com

Kalsel

Setelah Dua Pekan, Batola Expo Ditutup Wakil Wali Kota Palu
apahabar.com

Kalsel

Kertak Hanyar Banyak Didapati APK Langgar Aturan

Kalsel

VIDEO: 6 PSK Eks Pembatuan dan Pelanggan Masuk Penjara, Pol PP: Biar Jera!
apahabar.com

Kalsel

Polsek Pamukan Selatan Sosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru

Kalsel

Ada Desa ‘Hantu’ di Balangan, Walhi Minta KPK Turun Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com