Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Jelang Imsak, Jago Merah Ngamuk di Ratu Zaleha Banjarmasin Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI

Dewan Kalsel Dukung Hidupkan Polder Alabio untuk Kesejahteraan Petani

- Apahabar.com Jumat, 16 April 2021 - 17:46 WIB

Dewan Kalsel Dukung Hidupkan Polder Alabio untuk Kesejahteraan Petani

Polder Alabio. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Wakil Rakyat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengadu dan minta dukungan DPRD Kalsel kembali hidupkan Polder Alabio.

Polder atau tanggul yang mangkrak sejak lama itu berfungsi untuk mengairi lahan yang lebih luas agar diperoleh hasil yang signifikan, termasuk kesejahteraan petani.

“Optimalisasi Folder Alabio harus menjadi gerakan nasional untuk meningkatkan produktivitas pertanian di HSU. Makanya kami minta dukungan Ketua DPRD Kalsel membawa keinginan masyarakat HSU ke pusat,” kata Teddy Suryana, anggota DPRD HSU saat konsultasi Pembahasan LKPj dengan Ketua DPRD Kalsel.

Teddy minta dukungan H Supian HK yang merupakan tokoh asal HSU, agar proyek Polder Alabio terlaksana. Sebab dana APBD HSU sangat terbatas.

Permintaan DPRD HSU bak gayung bersambut. H Supian HK menyatakan siap membawa persoalan Polder Alabio ke pusat.

“Usulan ini akan siap kita bawa ke DPR RI dan ke Kementerian Pertanian di Jakarta,” ucapnya.

Menurut Supian, Polder Alabio merupakan proyek lama dan harus segera terealisasi.

“Saya sangat mendukung 100 persen Polder Alabio,” ucapnya

Polder Alabio meliputi 4 kecamatan yaitu Kecamatan Sungai Pandan, Sungai Tabukan, Babirik dan Danau Panggang.

Polder Alabio mengairi daerah irigasi seluas 6.000 ha dengan pola tanam padi dan palawija, karena begitu luasnya lahan yang diairi oleh irigasi ini, maka polder Alabio merupakan salah satu sistem irigasi yang terbesar secara nasional.

Pembangunan yang berasal dari APBN tersebut meliputi, perbaikan saluran, penggantian pompa, saluran pemberi dan, saluran pembuang.

Proyek polder Alabio dimulai pada tahun 2009 hingga 2011 dengan paket pengerjaan berupa rehabilitasi saluran primer dan sekunder yang baru selesai 59,02 persen, hingga kini masih belum selesai.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Setwan

DPRD Kalsel

Upaya Tingkatkan Kinerja, Setwan DPRD Kalsel Berguru ke Kalteng
apahabar.com

DPRD Kalsel

Banjarmasin Diteror Kebakaran, Simak Solusi dari DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Dewan Kalsel Sampaikan 1.099 Pokok Pikiran di Paripurna

DPRD Kalsel

Anggota DPRD Kalsel Bagi Sembako untuk Korban Banjir
Pansus

DPRD Kalsel

Ke Balikpapan, Pansus III Jasa Lingkungan DPRD Kalsel Kunjungi P3EK
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tunjangan Diturunkan, Pegawai Administrasi “Serbu” Sekretariat DPRD Kalsel
apahabar.com

DPRD Kalsel

Bak Lagu Lama, Temuan Tambang Ilegal di Tala

DPRD Kalsel

Berkunjung ke DPRD Kalsel, Dewan Tabalong Bawa Usulan Bendungan Sungai Kupang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com