Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Tetap Sekat Pemudik! Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya Hilal Belum Nongol di Kalsel, 1 Syawal 1442 H Tunggu Sidang Isbat

Di Balik Pembunuhan Sadis Oknum TNI Balikpapan, Korban Sempat Curhat

- Apahabar.com Jumat, 16 April 2021 - 17:53 WIB

Di Balik Pembunuhan Sadis Oknum TNI Balikpapan, Korban Sempat Curhat

Dewan guru SDN 008 Balikpapan Tengah kaget mendengar kabar Kini tewas dibunuh kekasihnya. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Riski Rahmadini alias Kiki (30) yang tewas dibunuh oleh calon suaminya sendiri berinisial MAM meninggalkan duka bagi teman-teman guru di tempat ia berdinas, yakni Sekolah Dasar Negeri 008 Balikpapan Tengah.

Sebab para guru dan kerabat di sekolah tak menyangka Kiki ditemukan dalam kondisi mengenaskan, yakni tersisa tulang belulang saja.

Media ini mencoba mendatangi SDN 008 Balikpapan Tengah yang berada di Karang Jawa, Kelurahan Karang Jati, Kecamatan Balikpapan Tengah pada Jumat (16/4).

Sekolah tampak sepi lantaran masih dalam suasana pembelajaran daring. Namun nampak sejumlah guru yang tengah berbincang dalam satu ruangan.

Para guru tersebut bernama Ningsih, Endang dan Muriyatun. Mereka mengaku cukup terkejut sekaligus geram mendengar kabar Kiki tewas dibunuh oleh oknum TNI berinisial MAM.

Padahal sebelum korban menghilang tanpa jejak, Kiki sempat menceritakan kisah asmaranya dengan prajurit berpangkat Praka itu.

“Terakhir dia datang itu tanggal 27 Februari. Kami sempat ketemu dan bincang-bincang. Memang dia ada curhat kalau dia lagi mau ngurus-ngurus pernikahannya gitu sama si pelaku,” tutur Endang.

Setelah tanggal 27 Februari, korban diminta mengikuti kegiatan pelatihan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) melalui aplikasi Zoom. Hanya saja Kiki telah hilang kabar setelah itu. Para guru pun awalnya bertanya-tanya mengapa Kiki menghilang dan tidak bisa dihubungi.

“Dia kan diminta sama Kepsek untuk ikut Zoom, tapi sejak saat itu sudah nggak ada kabar lagi. Kami bahkan sampai mencari tahu keberadaannya,” tambah Endang.

Kiki pun dapat dipastikan menghilang sejak orang tuanya datang ke sekolah sekira pada tanggal 2 Maret lalu untuk mencari keberadaan anaknya itu.

Namun para guru termasuk Kepala Sekolah tidak mengetahuinya. Dari sini timbul kekhawatiran dari rekan-rekan korban tersebut.

Bahkan Endang sempat tertuduh lantaran berdasarkan keterangan pelaku mengatakan bahwa korban saat itu hendak mengambil baju Persit (Persatuan Istri Tentara) yang baru selesai dijahit.

Pelaku mengatakan saat itu korban dijemput oleh seorang wanita berbadan gemuk dan menggunakan motor Honda Vario warna hitam.

“Saya kaget katanya itu saya, padahal saat itu saya sedang validasi sama Bu Mariyatun di SD Negeri 010 sampai siang. Lagian juga motor saya Vario merah bukan hitam,” tuturnya.

Setelah hampir sebulan tanpa kabar, pihak sekolah mendatangi rumah korban sekaligus mengantarkan gaji. Dimana kala itu pihak sekolah juga belum mendapatkan titik terang keberadaan korban.

“Tanggal 20 Maret kami datang kerumahnya pas hujan deras. Disitu kami sekalian antarkan gaji, tapi ya belum ada kabar juga. Kita kesana karena kan kami khawatir juga,” ungkap Mariyatun.

Senada dengan Ningsih, ia yang cukup akrab dengan korban lantaran sering bertemu mengatakan bahwa korban merupakan anak yang pendiam dan tertutup untuk masalah pribadinya.

“Orangnya tertutup sih mas kalau masalah pribadinya. Dia pendiam, dan kerjanya di Perpustakaan. Pernah juga cerita sama saya kalau dia mau taubat katanya,” ungkap Ningsih.

Kini setelah dikabarkan tewasnya Kiki, pihak sekolah langsung mengunjungi rumah duka untuk berbelasungkawa.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Pagi Tadi, Korban Diterkam Buaya di Buluminung Ditemukan
apahabar.com

Kaltim

HUT TNI, Kapolres Samarinda Kejutkan Korem
apahabar.com

Kaltim

Diganjar Harmony Award, Bukti Kaltim Toleran
apahabar,com

Kaltim

Pelajar yang Tenggelam di Sungai Karang Mumus Akhirnya Ditemukan!
apahabar.com

Kaltim

Pembatasan Akses Keluar Masuk Samarinda Mulai Berlaku
apahabar.com

Kaltim

Bantuan Warga Terdampak Covid-19 di Penajam Ditambah Lagi
apahabar.com

Kaltim

Fasilitas Siap, KEK Maloy Segera Diresmikan
apahabar.com

Kaltim

Pasca-kebakaran, Operasi Kilang Balikpapan Kembali Normal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com