Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Disnaker Tabalong Surati Perusahaan, THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

- Apahabar.com Selasa, 27 April 2021 - 12:37 WIB

Disnaker Tabalong Surati Perusahaan, THR Wajib Dibayar 7 Hari Sebelum Lebaran

Ilustrasi THR. Foto-Istimewa

apahabar.com, TANJUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong menyurati seluruh pimpinan dan pengurus perusahaan agar membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri paling lama 7 hari sebelum lebaran 2021.

“Kami sudah menyurati perusahaan yang ada di daerah ini tentang edaran Menaker terkait pemberian THR keagamaan,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Tabalong, Syaiful Ikhwan, Selasa (27/4).

Syaiful menyampaikan setiap pekerja yang memiliki masa kerja 1 bulan secara terus menerus atau lebih, berhak mendapatkan THR.

Selain itu, pekerja yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu, juga berhak mendapatkan THR.

Hal ini berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR keagamaan bagi pekerja/buruh di perusahaan.

“Jadi Pemberian THR keagamaan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh di perusahaan,” ucap Syaiful.

Syaiful mengatakan untuk besaran THR Keagamaan yang diberikan kepada pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, akan menerima THR sebesar 1 bulan gaji.

Bagi pekerja yang telah mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan, THR akan diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan masa kerja x 1 bulan upah dibagi 12.

Sementara itu, bagi pekerja yang bekerja berdasarkan perjanjian kerja harian lepas, upah 1 bulan dihitung sebagai berikut: pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

Pekerja yang telah mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, akan menerima upah 1 bulan berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

“THR keagamaan wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” ingat Syaiful.

Syaiful menambahkan bagi perusahaan yang masih terdampak pandemi Covid-19 dan berakibat tidak mampu membayarkan THR Keagamaan tahun 2021 sesuai dengan waktu yang ditentukan, maka dapat melakukan dialog dengan pekerja/buruh untuk mencapai kesepakatan.

Dialog harus dilaksanakan secara kekeluargaan dengan itikad baik. Kesepakatan dibuat secara tertulis yang memuat waktu pembayaran THR keagamaan dengan syarat paling lambat dibayar sampai sebelum hari raya keagamaan tahun 2021.

Jika tidak bisa membayar THR,
perusahaan harus dapat membuktikan ketidakmampuan secara tepat waktu kepada pekerja/buruh berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan yang transparan.

Kesepakatan mengenai pembayaran THR keagamaan, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar kepada pekerja/buruh dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang undangan.

“Perusahaan yang melakukan kesepakatan dengan pekerja/buruh, melaporkan hasil kesepakatan tersebut kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, Bidang Hubungan Industrial dan Jamsos, paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan,” pungkas Syaiful Ikhwan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mengintip Aktivitas Napi di Banjarmasin Jelang Akhir Ramadan
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Oli Bekas Cemari Sungai di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

ULM Banjarmasin Perpanjang Kuliah Online Hingga Bulan Depan
apahabar.com

Kalsel

Akhir Tahun, Telur dan Daging Alami Penaikan, Ini Penjelasan Dinas Perdagangan
D'Masiv

Kalsel

Hibur Pengungsi di Martapura, Rian D’Masiv Minta Warga Jaga Jarak
apahabar.com

Kalsel

Sajian Kuliner Jalanan, Lokasi Wisata Kota Tua Banjarmasin Jawabannya
apahabar.com

Kalsel

Hadapi Bencana di HST, Personel Ditiga Instansi Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

Fakta Menarik Saat Cuncung Mengembalikan Berkas Pencalonan ke Golkar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com