Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Elite PDIP: Apa Salah Nadiem sehingga Harus Diganti?

- Apahabar.com Jumat, 23 April 2021 - 09:32 WIB

Elite PDIP: Apa Salah Nadiem sehingga Harus Diganti?

Foto: Nadiem Makarim dan Megawati Soekarnoputri (Dok. akun IG nadiemmakarim)

apahabar.com, JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri baru saja bertemu dengan Mendikbud Nadiem Makarim di tengah isu reshuffle kabinet.

Kemudian muncul anggapan PDIP ingin menyelamatkan Nadiem agar tak di-reshuffle.

Apa jawaban elite PDIP?

“Memangnya Nadiem dalam bahaya apa sehingga perlu diselamatkan?” kata elite PDIP, Andreas Hugo Paraeira, kepada wartawan, Kamis (22/4/2021).

Andreas menyebut PDIP dan Nadiem Makarim tanggap soal mata pelajaran Pancasila masuk menjadi mata pelajaran wajib di sekolah. Menurutnya, Nadiem gesit dalam kebijakan pendidikan.

“PDIP bersama Mendikbud Nadiem merespons cepat tanggapan masyarakat yang meminta untuk memasukkan mata pelajaran Pancasila menjadi mata pelajaran wajib dalam PP 57 2021 tentang Standardisasi Pendidikan Nasional. Justru di sini hal sangat positif dari Nadiem yang responsif dan gesit dalam kebijakan-kebijakan dalam pendidikan,” ujarnya dilansir dari detik.com.

Adanya kritik ke Nadiem Makarim justru membuat Andreas bingung. Andreas mempertanyakan apa dosa Nadiem sehingga dia layak diganti dalam reshuffle kabinet.

“Soal yang mengeritik, saya malah bingung, apa salah Nadiem, korupsi tidak, selama ini sangat baik menerjemahkan visi-misi presiden soal pembangungan SDM dalam bidang pendidikan. Lantas apa alasannya?” ucap anggota Komisi X DPR RI ini.

“Apa dosa Mr Nadiem ini sehingga harus diganti?” tambahnya.

Sementara itu, elite PDIP lainnya yakni Hendrawa Supratikno mengatakan Megawati bertemu dengan Nadiem Makarim dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP. Menurut Hendrawan, yang dibicarakan kedua tokoh itu soal arti penting pendidikan.

“Jadi banyak kalangan salah tafsir. Keputusan menteri merupakan kewenangan dan hak prerogatif Presiden. Ini sudah jelas,” sebut Hendrawan.

“Namun harus dicatat, gagasan dan kinerja Pak Nadiem cukup memuaskan. Idenya tentang debirokratisasi pendidikan, orientasi kurikulum kampus merdeka, partisipasi dunia usaha, penekanan arti penting sikap kritis dalam dunia pendidikan, mendapat apresiasi yang luas. Konsep ‘link and match’ di tangannya tidak hanya sekadar slogan,” imbuhnya.

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya bertemu dengan Mendikbud Nadiem Makarim di tengah isu reshuffle kabinet. Pertemuan itu pun dianggap sebagai langkah Nadiem untuk mencari suaka politik.

“Wajar juga muncul interpretasi ada hubungan perjumpaan Nadiem tersebut dengan Bu Mega yang notabene Ketua Umum PDI Perjuangan, yang menjadi partai penyokong utama pemerintahan Jokowi,” kata

Direktur Eksekutif The Political Literacy, Gun Gun Heryanto, menyakini di balik pertemuan Megawati dan Nadiem, PDIP memiliki tujuan tertentu. Dugaan sederhana dari Gun Gun, PDIP ingin menunjukkan sikap pedulinya kepada Nadiem.

“Tapi, tentu parpol selalu punya intensi atau tujuan saat mengundang seseorang secara khusus,” sebut Gun Gun.

“Apakah ini menunjukkan sikap ‘care’ PDIP pada Nadiem? Bisa jadi iya, mengingat, kalau tidak ada hubungan emosional atau personal, siapapun yang ada di jajaran kabinet, apalagi ramai mau di-reshuffle dan bukan bagian dari partainya, ya tentu PDIP juga tak akan peduli memberi ‘panggung’ di rumah mereka bukan,” paparnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Bupati Kotabaru Ungkap Sosok Pendampingnya di Pilbup 2020
apahabar.com

Politik

Terpilih Aklamasi, Yamani Kembali Pimpin Golkar Tapin
Indikasi Money Politics

Politik

Cium Indikasi Money Politics di Pilwali Banjarmasin, HMI Ancam Lapor ke Bawaslu
apahabar.com

Politik

Maju Pilbup, ‘Bos Banteng’ Kotabaru Menanti Restu Megawati
apahabar.com

Politik

Demokrat Siap Menangkan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin 2020
apahabar.com

Politik

Menang Survei, HMJ Optimis dengan Bekal Pengalaman

Politik

Parpol Pengusung dan Pendukung Bergerak Nyata, Elektabilitas HMJ Makin Naik
Demokrat

Politik

Mulai Terkuak, Kader Akar Rumput Demokrat Kecewa dengan AHY
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com