Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis! Sidang Kedua, Eks Dirut Baramarta Kukuh Hasil Korupsi Dinikmati Berjemaah

Gubernur Kaltim Minta PTM Sekolah Ditunda

- Apahabar.com Senin, 19 April 2021 - 22:40 WIB

Gubernur Kaltim Minta PTM Sekolah Ditunda

Gubernur Provinsi Kaltim, Isran Noor. Foto-Antara/Arumanto

apahabar.com, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor meminta agar seluruh sekolah di daerah ini jangan dulu melakukan proses kegiatan pembelajaran tatap- muka (PTM) karena pandemi Covid-19 belum berakhir.

Isran menegaskan tidak ingin mengambil risiko besar, apabila dilakukan PTM di sekolah.

“Selama Pandemi Covid-19 ini saya minta jangan dulu lakukan aktivitas tatap muka. Karena, kita harus pentingkan kesehatan. Kesehatan adalah yang utama,” sebut Isran Noor ketika peresmian gedung sekolah di SMA Negeri 1 Tenggarong, Senin (19/4).

Isran menyadari, memang ada rencana kebijakan pemerintah pusat pada Juli 2021 untuk membuka pembelajaran tatap muka. Namun demikian, ada juga daerah yang sudah melakukan tatap muka tapi terbatas.

Di Provinsi Kaltim, Isran menegaskan, ada yang melaksanakan tatap muka dan ada melakukan pembelajaran secara daring.

“Jadi, saya minta di Kaltim jangan dulu melakukan tatap muka. Sampai kondisinya betul-betul aman,” tegas Isran.

Isran khawatir, apabila dilaksanakan terbatas juga akan menyebabkan suasana yang tidak nyaman di masyarakat. Misal, ada yang masuk dan tidak. Dari pada harus ada pembatasan, maka sebaiknya tidak dilakukan.

“Jangan khawatir tertinggal pelajaran. Seluruh dunia juga mengalami suasana yang sama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kaltim, Anwar Sanusi mengatakan siap mengikuti arahan Gubernur Kaltim.

“Kita akan ikuti perintah Gubernur. Apalagi, Kaltim juga masih ada yang status zona merah,” jelasnya.

Menurut Anwar, kebijakan itu berdasarkan data masih terjadinya kasus-kasus baru penularan virus corona.

Terlebih lagi pascaliburan dan cuti bersama Hari Raya Idulfitri pada Mei 2021, dikhawatirkan terjadi lonjakan warga yang terkonfirmasi positif virus corona itu.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kaltim

Mengejutkan! Covid-19 di Balikpapan Turun Drastis
apahabar.com

Kaltim

Kunjungan Wisman ke Kaltim Capai 2.963 Orang
Sejumlah WNA dievakuasi Tim SAR lantaran dua speed boat yang ditumpanginya terbalik di Perairan Teluk Balikpapan pada Selasa malam (2/3). Apahabar.com-istimewa

Kaltim

Dua Speed Boat Terbalik, Puluhan WNA Terombang-Ambing di Teluk Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Muncul di Kebun Warga, Orangutan Berhasil Diselamatkan di Bontang
apahabar.com

Kaltim

Warga Panik, Kapal Bermuatan Elpiji Meledak di Samarinda
rekonstruksi

Kaltim

Rekonstruksi Pembunuhan Herman 7 Jam Lebih, Polda Kaltim Pastikan Ada Penganiayaan
Pembacokan Jemaah Salat

Kaltim

Temukan Barang Bukti, Polisi Olah TKP Pembacokan Jemaah Salat Subuh di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Warga Kalimantan Tuntut UU Minerba Dibatalkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com