Breaking: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak Kuasa Hukum AF Minta Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara Duh, DLH Tabalong Tak Pernah Lihat Dokumen Pascatambang ADARO Melihat Sidang Perdana Kasus Korupsi Kursi di Tanah Bumbu, Audit Tak Dilakukan BPK! AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi!

Guci Misterius Berisi Tengkorak di Tala, Tunggu Penelitian Arkeolog!

- Apahabar.com Senin, 5 April 2021 - 16:15 WIB

Guci Misterius Berisi Tengkorak di Tala, Tunggu Penelitian Arkeolog!

Proses pembongkaran tulang dan tengkorak dalam guci di Tala. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, PELAIHARI – Badan Arkeologi Kalimantan, Perwakilan Kalsel belum menyampaikan hasil dari penelitian guci yang berisikan tulang belulang dan tengkorak di Tala.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan Tala, H Amperansyah, Senin (5/4) mengatakan badan tim arkeolog telah melakukan penelitian.

Isi guci yang diduga serpihan tulang dan data lainnya itu dibawa ke Banjarbaru untuk diteliti,” sebut Amperansyah.

Pihaknya masih menunggu hasil penelitian yang dilakukan pihak Balai Arkeologi tersebut. “Informasinya penelitian hasilnya baru diketahui usai lebaran Idul Fitri,” kata Amperansyah.

Setelah kepastian mengenai apakah itu tulang manusia atau binatang barulah dapat diputuskan langkah selanjutnya.

Kondisi tulang dan tengkorak sudah rapuh sebagian sudah seperti serbuk putih coklat menyatu dengan tanah hitam.

Sementara guci terbuat tanah liat berukir kepala macan melingkar, dan tinggi guci sekitar 50 sentimeter.

Lokasi penemuan guci berisi tulang dan tengkorak yang tertanam dalam tanah, 500 meter dari jalan utama Ambawang, yang merupakan kawasan tambang emas rakyat.

Seperti diberitakan sebelumnya seorang petani warga Karang Jawa jalan Bakti RT 03, Kecamatan Pelaihari menemukan sebuah guci berisikan tulang belulang sudah rapuh, Selasa (30/3) sore di kebun Jalan Ambawang.

Yadi Warga Karang Jawa mengaku guci berisikan tulang itu ditemukan pamannya bernama Salim, saat sedang mencangkul hendak tanam rumput makanan sapi. “Saat asyik mencangkul kena, saat digali terlihat sebuah guci. Gucinya itu tutupnya rusak kena cangkul,” kata Yadi, Rabu (31/3).

Lantaran penasaran kemudian digali dan diangkat, dalam isi guci nampak ada tulang tengkorak dan kaki yang sudah hancur.

Yadi Bilang kalau itu tulang manusia berarti kemungkinan anak kecil. Namun ia tidak berani memastikan sebab sudah rapuh.

Begitu ditemukan tulang yang sudah rusak tersebut langsung diambil oleh pamannya dibungkus kain putih dan dikubur di sekitar tempat itu seperti layaknya manusia.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Resmi, Milhan Rusli Pimpin SMSI Kalsel
ULM

Kalsel

Protokol Kesehatan Ketat, ULM Sukses Gelar Wisuda di Tengah Pandemi
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HSU Resmikan 7 Kampung Tangguh Banua
THM

Kalsel

Dear Warga Banjarmasin, Waspada Nongkrong THM di Atas Jam 10 Malam
apahabar.com

Kalsel

Kepala DKPP Batola Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Demi Hindari Risiko Covid-19, Mahasiwa Asal Kaltim Ini Pilih Berlebaran di Perantauan
apahabar.com

Kalsel

Resmi! Anang-Mawardi Jabat Bupati dan Wakil Bupati Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Pasca-Kebakaran, BPJS Kesehatan Tabalong Tetap Semangat Melayani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com