Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Guru Gagal Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Bilang Begini

- Apahabar.com Rabu, 14 April 2021 - 15:22 WIB

Guru Gagal Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Bilang Begini

Sebagian tenaga pendidik di Banjarmasin enggang mengikuti vaksinasi Covid-19 saat bulan Ramadan. apahabar.com/Bahaudin Qusairi 

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini, Rabu (14/4), sebagian tenaga pendidik di Kota Banjarmasin gagal mengikuti vaksinasi Covid-19. Hal itu lantaran mereka memiliki penyakit komorbid.

“Guru ada yang ditunda karena mengalami hipertensi, komorbid dan menderita penyakit ISPA beberapa orang di antaranya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi.

Di samping itu, Machli bilang para tenaga pendidik yang divaksinasi sebanyak 2.030 selama dua hari.

Namun terdapat beberapa guru yang melakukan vaksinasi di puskesmas dekat tempat tinggalnya. Dilaporkan sebanyak 1.700 guru sudah disuntik corona.

“Target ini harus kita capai sehingga persiapan pembelajaran tatap muka (PTM),” ucapnya.

Masih Machli, bahwa pihaknya akan mempertimbangkan pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga pendidik. Itu lantaran guru masih ragu disuntik vaksin Sinovac.

“Kita sama sama sosialisasikan dengan Dinas Pendidikan (Disdik),” pungkasnya.

Sebelumnya, program vaksinasi Covid-19 Dinkes Banjarmasin mengalami kendala teknis.

Machli mengakui sebagian tenaga pendidik terkesan enggan mengikuti vaksinasi.

“Sebenarnya sudah ada surat edaran Menteri Agama dan MUI bahwa bervaksin di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa,” ujarnya.

Selain itu, Machli menuturkan menjalankan vaksin di bulan Ramadan tidak membuat seseorang merasakan efek samping. Seperti kelaparan, lesu hingga kelelahan.

Juru bicara Satgas Covid-19 Banjarmasin itu menegaskan efek tersebut tidak memengaruhi kondisi tubuh pengguna vaksin. Itu lantaran dosis vaksin hanya 0,5 dan disuntikan kepada otot.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Banjarmasin

Veteran Membara! Kebakaran Kedua Melanda Banjarmasin dalam Sehari
Banjarmasin

Banjarmasin

Jadi Sindikat Curanmor, Satu Keluarga di Banjarmasin Diringkus Polisi

Banjarmasin

Komisi IV DPRD Banjarmasin Tinjau Proses Pembelajaran Tatap Muka di Dua Sekolah
Kalsel

Banjarmasin

Maksimalkan Penyekatan, Kalsel Tutup Semua Jalur Mudik Provinsi-Kabupaten
Sungai Andai

Banjarmasin

Pelaku Penombak Pemuda di Sungai Andai Banjarmasin Diringkus, Simak Pemicunya

Banjarmasin

May Day 2021, AJI Desak Media di Kalseltim Bayar Upah Jurnalis Secara Manusiawi
apahabar.com

Banjarmasin

Imbas Pandemi Corona, PDAM Bandarmasih Rugi Rp 2 Miliar
sungai barito

Banjarmasin

Sempat Pamit Ke Pasar, Seorang Kakek Ditemukan Mengapung di Sungai Barito
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com