Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis! Sidang Kedua, Eks Dirut Baramarta Kukuh Hasil Korupsi Dinikmati Berjemaah

Imbal Hasil Surat Utang AS Turun, Rupiah Ditutup Menguat

- Apahabar.com Kamis, 22 April 2021 - 18:09 WIB

Imbal Hasil Surat Utang AS Turun, Rupiah Ditutup Menguat

Ilustrasi - Karyawan menghitung uang di salah satu gerai penukaran uang asing di Jakarta. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (22/4) sore, ditutup menguat.

Penguatan rupiah seiring turunnya imbal hasil (yield) surat utang atau obligasi Amerika Serikat.

Rupiah ditutup menguat 10 poin atau 0,07 persen ke posisi Rp 14.520 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.530 per dolar AS.

“Gejolak infeksi virus corona, terutama di India, memperburuk prospek pemulihan global yang cepat, tetapi sentimen tetap lemah dengan imbal hasil treasury jatuh,” kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis.

Imbal hasil obligasi AS terakhir terlihat di sekitar 1,56 persen, tidak jauh dari level terendah sejak pertengahan Maret, karena terus berkonsolidasi setelah mencapai level tertinggi selama 14 bulan terakhir di 1,78 persen yang dicapai pada akhir bulan lalu.

Pelaku pasar tampaknya telah berubah pikiran tentang pengetatan awal kebijakan moneter bank sentral AS The Fed.

Perhatian investor akan tertuju ke pertemuan pengaturan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) Kamis malam nanti, menjelang The Federal Reserve dan Bank Sentral Jepang (BoJ) minggu depan.

Presiden ECB Christine Lagarde kemungkinan akan tertekan pada pemikirannya tentang program pembelian obligasi bank sentral.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.513 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.513 per dolar AS hingga Rp14.535 per dolar AS.
​​​
Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada Kamis menguat menjadi Rp 14.530 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.549 per dolar AS.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Menanti Stimulus Ekonomi, IHSG Diprediksi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Januari-Juli, Ekspor Kaltim Capai USD 9,65 Miliar
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Jamin Tarif Listrik Nonsubsidi Tak Naik
Bank Bjb

Ekbis

Dukung UMKM Lokal, Bank Bjb Gelar DigiCash KickFest Secara Daring
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Dalam Negeri Membaik, Rupiah Ditutup Menguat

Ekbis

IHSG Awal Pekan Ditutup Menguat Mengikuti Bursa Kawasan Asia
Rupiah

Ekbis

Jadi Runner-Up Asia, Rupiah Berjaya
apahabar.com

Ekbis

Menjelang Tahun Baru, Harga Cabe-Cabean Naik!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com