Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis! Sidang Kedua, Eks Dirut Baramarta Kukuh Hasil Korupsi Dinikmati Berjemaah

Jembatan Sungai Salim Normal, Buka Tutup Jalan Nasional di Gampa Asahi Batola Dihentikan

- Apahabar.com Jumat, 30 April 2021 - 08:13 WIB

Jembatan Sungai Salim Normal, Buka Tutup Jalan Nasional di Gampa Asahi Batola Dihentikan

Suasana antrean kendaraan berbobot di atas 10 ton di jalur masuk buka tutup menuju Desa Gampa Asahi. Foto: Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Nyaris tiga bulan berlalu, sistem buka tutup di ruas jalan nasional Desa Gampa Asahi, Kecamatan Rantau Badauh, akhirnya dihentikan sejak, Jumat (30/4).

Dijadwalkan penghentian sistem buka tutup di ruas jalan nasional sepanjang 2,8 kilometer tersebut dimulai pukul 11.00.

“Tepat 81 hari masa tugas, posko relawan buka tutup di Desa Gampa Asahi resmi dibubarkan,” jelas Camat Rantau Badauh, Juliannor Fatahillah, Kamis (29/4) malam.

“Dengan demikian, semua kegiatan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka membantu mengurai kemacetan di wilayah Rantau Badauh juga dihentikan,” imbuhnya.

Keputusan itu diambil menyusul operasional Jembatan Sungai Salim di Kecamatan Mataraman, Banjar, sejak 26 April 2021.

Setelah Jembatan Sungai Salim rampung diperbaiki, arus lalu lintas angkutan berat yang melintasi Rantau Badauh berkurang drastis hingga mendekati 0 persen,” beber Juliannor.

“Selanjutnya kami berterima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Bupati dan Wakil Bupati Batola kepada relawan. Sekaligus kami juga meminta maaf apabila terdapat kekurangan dan kesalahan,” tandasnya.

Sistem buka tutup diberlakukan sejak 8 Januari 2021 untuk mengurai kemacetan parah di Gampa Asahi.

Sebelum buka tutup diberlakukan, pengemudi mobil membutuhkan waktu puluhan menit untuk melintas.

Bahkan bisa mencapai lebih dari 1 jam, seandainya terdapat truk yang amblas dan menghalangi jalan. Itu belum termasuk waktu untuk melakukan evakuasi kendaraan.

Peningkatan intensitas lalu lintas kendaraan berbagai jenis dan bobot di kawasan tersebut disebabkan kerusakan Jembatan Salim, setelah diterjang banjir.

Imbasnya ruas Jalan Marabahan-Margasari menjadi jalur utama semua jenis kendaraan menuju Banua Enam atau sebaliknya dari Banjarmasin.

Di sisi lain, konstruksi ruas jalan nasional di Gampa Asahi belum memadai. Ruas itu hanya selebar 4 meter dan dikhususkan kendaraan bertonase di bawah 10 ton.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pandemi

Batola

Kemeriahan Digerus Pandemi, Hari Jadi Batola Ke-61 Justru Menjadi Sejarah
Bakumpai

Batola

Tandai Milad 68 Tahun, Kerukunan Keluarga Bakumpai Pertegas Komitmen
Jalan Nasional

Batola

Jalan Nasional di Mandastana Batola Diputus Banjir, Ratusan Motor Mogok
KPU

Batola

Sampai Malam, KPU Batola Turunkan APK Paslon Pilgub Kalsel 2020

Batola

Tiga Perwira di Polres Barito Kuala Bergeser
Ramadan Berkah

Batola

Ramadan Berkah, BEM Politeknik Hasnur Buka Bersama Anak Panti Asuhan Arrisallah

Batola

Buka Selama Malam Bulan Puasa, Warga Kecam Pemilik Warung di Desa Batik Batola
vaksin covid-19

Batola

Vaksinasi Covid-19 di Batola Mulai Februari, Wabup Disuntik Pertama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com