Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Kadinkes Kalteng: Sertifikat Vaksin Bukan untuk Syarat Perjalanan

- Apahabar.com Kamis, 22 April 2021 - 19:03 WIB

Kadinkes Kalteng: Sertifikat Vaksin Bukan untuk Syarat Perjalanan

Petugas Dishub Kota Palangka Raya saat melakukan penjagaan memeriksa kelengkapan surat syarat masuk Palangkarata pada jalur darat lintas batas Palangka Raya. Foto-Dishub Palangka Raya via Tribunnews.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran, telah menerbitkan surat edaran (SE) nomor 443.1/40/Satgas Covid-19.

SE itu terkait tentang ketentuan khusus perjalanan orang masuk wilayah Kalteng dalam masa pandemi Covid-19, pada 13 April lalu.

Dalam SE itu, bahwa orang yang masuk ke Kalteng yang melalui transportasi udara dan laut, harus mengantongi hasil negatif swab PCR. Sedangkan moda darat rapid antigen.

Anggota DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, mempertanyakan di akun facebooknya.

“Apakah surat edaran ini tetap berlaku bagi yang sudah divaksin Covid-19. Artinya udara laut harus PCR, darat antigen,” ujarnya.

Menanggapi hal itu Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, dr Suyuti Syamsul menegaskan bahwa sertifikat vaksinasi Covid-19 belum jadi syarat bebas perjalanan, yang diinginkan orang itu.

Sebab penggunaan sertifikat vaksin untuk syarat perjalanan dilarang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Lagi pula itu kewenangan pemerintah pusat,” kata Suyuti, Kamis (22/4).

Kalau menurut WHO, jelas Suyuti, hal ini terkait dengan keadilan, karena ada orang yang tidak bisa divaksin karena berbagai alasan.

Disamping itu, walau sudah divaksin, seseorang bisa tetap bisa terkena virus corona dan menularkan kepada orang lain.

“Efikasi vaksin yang kita pakai 65%. Jadi setiap seratus org yang divaksin, bisa jadi 35 org diantaranya tidak kebal,”ujar Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kalteng ini.

Vaksinasi, lanjut Suyuti bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity), bukan kekebalan individual.

Kekebalan kelompok dapat terbentuk kalau jumlah orang yang divaksin minimal 80 persen dari populasi.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Gawat!!! Sambungan PDAM ke Lapas Muara Teweh Terancam Diputus
Ahmad Zahidi

Kalteng

Ahmad Zahidi Kembali Pimpin PAN Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Wafat Usai dari Bandung, Warga Landasan Ulin Kuatir Covid-19
Bupati Kapuas

Kalteng

Jalani Vaksinasi Dosis Pertama, Bupati Kapuas: Lebih Sakit Digigit Nyamuk
Surat Antigen

Kalteng

Kronologi Oknum Perawat Banjarmasin Ditangkap Palsukan Surat Antigen di Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Seluruh Pasien Positif Covid-19 di Barut Sembuh, Petugas Diminta Jangan Lengah
apahabar.com

Kalteng

Wardatun Nurjamilah Kembali Nakhodai KNPI Barito Utara
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Imbau Kepala Daerah Tak Bepergian Selama Kabut Asap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com