AnandaMu Dihentikan, Kasus SARA Ustaz HA Berlanjut ke Polisi! Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar

Kalah Gercep, Denny Sindir Bawaslu Kalsel Bak Terpapar Virus

- Apahabar.com Kamis, 8 April 2021 - 14:05 WIB

Kalah Gercep, Denny Sindir Bawaslu Kalsel Bak Terpapar Virus

Ditemani sejumlah koleganya, Denny Indrayana kembali mendatangi Polda Kalsel, Kamis (8/4). apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Denny Indrayana menyayangkan sikap Badan Pengawas Pemilu Kalimantan Selatan (Bawaslu Kalsel). Kinerja Bawaslu Kalsel dinilai kalah cepat dengan Bawaslu Banjarmasin.

“Saya melihat bakul ini adalah bentuk politik uang. Walaupun namanya sudah disamarkan jadi ‘Paman Bakul’. Kemarin kan kita tahu ada dibagikan ke salah satu kantor pemerintahan,” kata Denny di Markas Polda Kalsel, Kamis (8/4) siang. Di Polda, Denny memasukkan laporan video black campaign berbau SARA.

Banjir Muncul Terbitlah Bakul, Bawaslu Banjar Kecolongan?

Dirinya menyayangkan sikap para komisioner di Bawaslu Kalsel yang seakan tak mampu mengambil langkah tegas. “Heran saya,” ujarnya.

Denny lantas menyebut Bawaslu Kalsel bak terkena virus Covid-19. Sebab, tak bisa lagi mengendus kecurangan.

“Indera penciumannya tidak tajam, juga indera perasanya hilang. Kena Corona,” sebutnya.

Dia pun membandingkan kinerja Bawaslu Kalsel dengan Bawaslu Banjarmasin. Tak hanya kurang peka, Bawaslu Kalsel juga kalah gerak cepat (gercep) dengan Bawaslu Banjarmasin.

Bawaslu Banjarmasin, kata dia, bisa mengeluarkan rekomendasi pelanggaran salah satu pasangan calon. Paslon itu kedapatan membagikan nasi kotak berbau materi kampanye jelang pemungutan suara ulang (PSU).

“Lantas Bawaslu Banjarmasin dengan tegas menyatakan kalau itu pelanggaran. Lalu apa bedanya dengan pembagian bakul?” katanya.

Viral Black Campaign Berbau SARA, Denny: Bedakan Kritik dengan Fitnah

Begitu pula, kata dia, modus politik uang dengan memborong jualan di warung-warung. “Itu pun politik uang. Saya terus terang mempertanyakan, kenapa kawan-kawan Bawaslu Kalsel menutup mata dengan adanya persoalan ini,” katanya.

Sekalipun tidak ada laporan, kata dia, mestinya Bawaslu Kalsel bisa melakukan penelusuran. Termasuk, tak harus menunggu laporan masuk jika mengetahui adanya peredaran bakul di tengah masyarakat.

“Bawaslu itu bisa pasif menunggu laporan, bisa juga aktif melakukan langkah-langkah investigasi,” katanya.

“Tidak perlu menunggu laporan. Lagian, saya juga sudah malas mau lapor-lapor. Untuk sesuatu yang sudah sangat kasat mata masa harus menunggu laporan,” lanjutnya.

Kalau misal, alasan pembagian bakul adalah souvenir, menurut Denny, mestinya tidak dibagikan saat momen PSU.

“Saya yakin nanti kalau diperiksa, cara ngeles bajaj-nya adalah menyebut kalau itu souvenir. Souvenir itu hanya diizinkan waktu masa kampanye. Kalau sekarang adalah politik uang,” katanya.

Terakhir, Denny mengatakan kalau politik uang dihilangkan maka kondusifitas akan terjaga dengan sendirinya.

Sekakmat Tim Denny Ke Bawaslu: Tantang Buka-bukaan Bansos Petahana

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Hasil Pertemuan Trump dan Kim Alami Kebuntuan
apahabar.com

Politik

Sosialisasi Pilkada Banjar, Panwascam Singgung Kades yang Ikut Kampanye
apahabar.com

Politik

Survei Litbang Kompas, Elektabilitas Jokowi-Prabowo Selisih 11,8 Persen
apahabar.com

Politik

Aditya Mufti Ariffin : Buktikan Caleg Muda Mampu Bersaing
apahabar.com

Politik

Diabaikan Pemkab Tanah Bumbu, Nenek 90 Tahun Ini Doakan Cuncung Jadi Bupati
apahabar.com

Politik

Aklamasi, H Yuni Nakhodai Golkar Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Kader Saling Lamar, Gelagat PDIP dan PPP Berkoalisi di Pilkada Balangan 2020
MK

Politik

Saksi Ungkap Sederet Dugaan Pelanggaran Pilgub Kalsel di Sidang Pembuktian MK
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com