Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Kasus Covid-19 Capai 332 Ribu, Sistem Kesehatan India Goyah!

- Apahabar.com Jumat, 23 April 2021 - 22:06 WIB

Kasus Covid-19 Capai 332 Ribu, Sistem Kesehatan India Goyah!

Ilustrasi pasien Covid-19 India. Foto-Reuters/Danish Siddqui via CNN Indonesia

apahabar.com, NEW DELHI – Sistem perawatan kesehatan India sedang goyah karena rekor lonjakan kasus Covid-19 memberi tekanan pada kuota tempat tidur rumah sakit dan menguras pasokan oksigen.

Para keluarga memohon agar kerabat mereka yang sakit parah dirawat, dengan beberapa pasien tidak dirawat selama berjam-jam. Krematorium menyelenggarakan pembakaran massal untuk pemakaman.

Melansir Republika.co.id, Dr Atul Gogia, konsultan di rumah sakit Sir Ganga Ram di Delhi, mengatakan bahwa telah terjadi lonjakan besar pada pasien, tidak menyisakan ruang di ruang gawat darurat.

“Kami tidak memiliki banyak titik oksigen. Titik oksigen apa pun yang ada di sana penuh. Pasien datang dengan tabung oksigen mereka sendiri atau tanpa oksigen. Kami ingin membantu mereka tetapi tidak ada tempat tidur yang cukup dan titik oksigen yang tidak cukup, bahkan untuk menyuplai mereka oksigen jika ada,” kata Dr Gogia dilansir BBC, Jumat (23/4).

Semua saluran telepon rumah sakit macet. Aktivitas rumah sakit sangat ramai, ada ambulans yang diparkir, pasien ingin diturunkan, tetapi masalahnya, tidak ada tempat.

“Kami mencoba untuk memobilisasi, kami mencoba mengeluarkan pasien yang menjadi stabil sedini mungkin sehingga kami dapat meningkatkan perputarannya, tetapi keadaan sulit saat ini.” katanya.

Maharashtra, negara bagian yang paling parah terkena dampak di India, menghadapi kekurangan oksigen. Di ibu kota negara bagian, Mumbai, setidaknya 13 pasien meninggal setelah kebakaran terjadi di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit yang merawat pasien Covid.

Dua hari sebelumnya, 24 pasien Covid meninggal di bagian lain negara bagian itu setelah kebocoran mengganggu aliran oksigen ke ventilator mereka.

Pada Jumat (23/4) pagi, Max Healthcare, yang menjalankan 10 rumah sakit swasta di sekitar Delhi, mengeluarkan pesan “SOS”, mengatakan bahwa persediaan di dua lokasinya akan habis dalam kurang dari satu jam. Kekurangan itu kemudian diatasi.

Tiga negara bagian lainnya yaitu Gujarat, Uttar Pradesh dan Haryana, juga menghadapi kekurangan yang kritis. Angkatan Udara India digunakan untuk mengangkat tanker oksigen dan pasokan ke berbagai bagian negara.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

Digagas Indonesia, PBB Sahkan Resolusi untuk Lindungi Pelaut
presiden

Internasional

Biden Berkuasa, Warga dari Negara Ini Dilarang Masuk AS
apahabar.com

Internasional

Duh, Kasus Covid-19 di AS Tembus Angka 2 Juta Lebih
apahabar.com

Internasional

50 Mobil Klasik Akan Kumpul dan Berparade di Museum Toyota
apahabar.com

Internasional

Update Covid-19 WNI 17 Oktober: Bertambah 7 Kasus, Jadi 1.644
apahabar.com

Internasional

Pesawat Jatuh di Kolombia, Puluhan Tewas
Biden Ngamuk

Internasional

Biden Ngamuk, AS Serang Milisi Iran dari Udara

Internasional

Konon Sembuhkan Trump, AS Izinkan Penggunaan Antibodi Covid-19 Regeneron
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com