Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Kendalikan Inflasi di Kalsel, Pj Gubernur Safrizal Pinta TPID Perkuat Supply Chain

- Apahabar.com Selasa, 13 April 2021 - 18:42 WIB

Kendalikan Inflasi di Kalsel, Pj Gubernur Safrizal Pinta TPID Perkuat Supply Chain

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Amanlison Sembiring dalam rapat koordinasi TPID. Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Penjabat Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, memiliki permintaan khusus kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Demi mengendalikan inflasi, TPID diminta menguatkan sistem supply chain atau penyediaan barang.

Kemudian semua regulasi terkait pengendalian inflasi, harus terintegrasi untuk memudahkan koordinasi dan pelaksanaan tugas.

“Semua langkah harus terintegrasi dan dipetakan. Kemudian sistem saling memenuhi dan kekurangan bisa dipasok kabupaten tetangganya,” jelas Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, di Mahligai Pancasila, awal pekan tadi.

Untuk pengendalian inflasi, diperlukan beberapa inovasi, terutama kalau terjadi lonjakan permintaan barang dan jasa sepanjang Ramadan.

“Kalsel memang terkendala arus distribusi akibat banjir. Alhamdulillah beberapa jembatan segera rampung, sehingga dapat memperlancar arus barang dan jasa yang berpengaruh terhadap inflasi,” papar Safrizal.

Tercatat sepanjang Maret 2021, Kalimantan Selatan mengalami inflasi 0,09 persen dengan Indeks Harga konsumen (IHK) 107,24.

Tiga daerah yang mempengaruhi inflasi di Kalimantan Selatan adalah Banjarmasin dengan 0,59 persen, Tabalong 0,03 persen dan Kotabaru 0,09 persen.

Sementara Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Amanlison Sembiring, menjelaskan kerjasama antar daerah menjadi salah satu strategi menekan laju inflasi.

“Juga bisa dilakukan dengan peningkatan produksi, operasi pasar dan pengawasan intensif bersama pihak terkait terhadap ketersediaan stok,” papar Amanlison Sembiring.

“Untuk ketersediaan pasokan, pemerintah dapat meningkatkan perluasan lahan dan didukung kelancaran jalur distribusi,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Wamen LHK

Pemprov Kalsel

Penebangan Liar di Kalsel, Wamen LHK Soroti Pemain Belakang Layar
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Karhutla Mengancam, Pemprov Kalsel Gelar Simulasi dan Siap Perkarakan Pelaku Pembakaran
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pandemi Covid-19 Jadi Momentum Disdukcapil Kalsel Terapkan Sistem Digitalisasi
Puncak Musim Hujan

Pemprov Kalsel

Puncak Musim Hujan Juni 2021, Kalsel Evaluasi Sistem Peringatan Dini
PLN

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Apresiasi Langkah PLN Pulihkan Listrik Korban Banjir
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Paman Birin Imbau Pembagian Kurban Tanpa Kantong Plastik

Pemprov Kalsel

Vaksinasi Covid-19 di Kalsel Dikebut, Lansia Jadi Prioritas
DIPA

Pemprov Kalsel

Serahkan DIPA ke Kalsel, Ini 4 Fokus Pemerintahan dalam APBN 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com