Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Kominfo Blokir Konten YouTube Jozeph Paul Zang yang Ngaku Nabi ke-26

- Apahabar.com Selasa, 20 April 2021 - 09:54 WIB

Kominfo Blokir Konten YouTube Jozeph Paul Zang yang Ngaku Nabi ke-26

Joseph Paul Zhang yang mengaku Nabi ke-26. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir konten YouTube milik Jozeph Paul Zang.

Pasalnya video yang viral belakangan ini dinilai mengandung ujaran kebencian.

“Pada tanggal 18 April 2021, Kominfo telah mengirimkan permintaan blokir terhadap 7 konten di YouTube yang berisi ujaran kebencian tersebut, termasuk 1 konten berjudul “Puasa Lalim Islam” di akun milik Paul Zhang,” ungkap Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi dilansir apahabar.com dari Detik.com, Selasa (20/4).

“Pada tanggal 19 April 2021, 7 konten di YouTube tersebut telah diblokir dan tidak dapat diakses lagi oleh warganet,” lanjutnya.

Menurut Kominfo, aksi pria yang memiliki nama asli Shindy Paul Soerjomoeljono itu melanggar pasal 28 ayat 2 jo. pasal 45A Undang-undang (UU) ITE.

Belied tersebut berbunyi: Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).

Terkait informasi Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM bahwa Jozeph Paul Zhang berada di luar Indonesia sejak 2018, Dedy menegaskan bahwa UU ITE menerapkan azas extrateritorial.

“Jadi Undang-undang ini berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar wilayah hukum Indonesia; yang memiliki akibat hukum di wilayah hukum Indonesia dan/atau di luar wilayah hukum Indonesia; dan merugikan kepentingan Indonesia,” jelasnya.

Dedy menambahkan saat ini Kominfo terus melakukan patroli siber untuk menemukan konten-konten yang berisi ujaran kebencian Jozeph Paul Zhang.

Jika masih ditemukan, pihaknya dan akan segera memproses pemblokiran.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan terus menjaga perdamaian baik di ruang fisik maupun ruang digital. Jika terdapat konten yang melanggar Undang-undang, termasuk ujaran kebencian, masyarakat dapat melaporkannya melalui aduankonten.id,” tandasnya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polisi Amankan Puluhan Elpiji 3 Kg di Kotabaru
apahabar.com

Hukum

Sudah Dipinjamkan Uang, Pemuda Ini Malah Ancam Habisi Kakeknya dengan Samurai
apahabar.com

Hukum

Polres Barut Dalami Dugaan Korupsi Dana Desa Trinsing
apahabar.com

Hukum

Koplak! Batal Curi Jeruk, Residivis di Batola Malah Dapat Motor
apahabar.com

Hukum

Kasus Korupsi Ismunandar Cs, KPK Panggil Kadisdik Kutai Timur
Gegara Rumput

Hukum

Receh! Gegara Rumput, 2 Warga Banjarmasin Berseteru
Jozeph Paul Zhang

Hukum

Tak Terima Diburu Polisi, Jozeph Paul Zhang Seret Ustaz Abdul Somad dan Yahya Waloni
Tabalong

Hukum

Edarkan Obat Terlarang, 2 Remaja di Tabalong Ditangkap Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com