Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Kontraksi Saat Pandemi, Daerah Mesti Kolaboratif Bangun Ekonomi Kalsel

- Apahabar.com Rabu, 7 April 2021 - 21:02 WIB

Kontraksi Saat Pandemi, Daerah Mesti Kolaboratif Bangun Ekonomi Kalsel

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal saat rakor investasi dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di Novotel, Banjarbaru, Rabu (7/4/2021). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pemprov Kalsel menggelar rapat koordinasi investasi dan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) di Novotel, Banjarbaru, Rabu (7/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Kalsel, Safrizal mengakui pertumbuhan ekonomi di Banua mengalami kontraksi akibat pagebluk Covid-19.

Padahal menurutnya, pemulihan ekonomi di masa pandemi salah satu bentuk kemampuan pemerintah daerah dalam mengendalikan Covid-19.

Karena itu, Safrizal mengajak semua kabupaten-kota berkolaborasi membangun ekonomi.

“Membangun ekonomi, menuju skala ekonomi yang kompetitif pendekatannya adalah kolaboratif, kerjasama, fokus terhadap apa yang akan kita bangun maupun kita promosikan,” ujar Safrizal.

Safrizal meminta 13 kabupaten-kota di Kalsel agar lebih mengedepankan pendekatan ekonomi kolaboratif.

Sehingga diharapkan dapat fokus dalam melakukan branding produk ekonomi unggulan daerahnya.

“Menurut saya tak perlu masing-masing daerah menonjolkan produknya, tapi akhirnya economic skill-nya tak dapat,” tegasnya.

Safrizal menegaskan, cukup satu atau beberapa produk ekonomi yang dapat ditonjolkan, namun punya daya dongkrak bagi ekonomi daerah.

“Misalnya Kalsel ingin dikenal sebagai penghasil tepung tapioka terbesar di Indonesia, maka seluruh kabupaten kota di Kalimantan Selatan harus bisa berkolaborasi,” ujarnya mencotohkan.

Lantas, tiap daerah sanggup menyediakan lahan untuk menanam bahan baku tepung tapioka yaitu singkong yang berkualitas.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kalsel, Nafarin MP mengatakan rakor ini digelar dalam rangka koordinasi antar pemerintah provinsi dengan kabupaten-kota agar saling berkesinambungan terhadap program kegiatan dan terpadu.

“Sesuai arahan Pj Gubernur, kita juga mendukung promosi investasi secara kolaboratif dan fokus pada satu atau beberapa branding saja,” sahutnya.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Asrama Haji Banjarmasin Siap Tampung Pasien Covid-19
DIPA

Pemprov Kalsel

Serahkan DIPA ke Kalsel, Ini 4 Fokus Pemerintahan dalam APBN 2021
MTQ Ke-33

Pemprov Kalsel

Persiapan Capai 70 Persen, Ribuan Peserta Bakal Ramaikan MTQ Ke-33 Kalsel
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Respon Paman Birin Terhadap Keluhan Ponpes Al Falah Banjarbaru Kerap Kebanjiran
Penghargaan Adiwiyata

Pemprov Kalsel

27 Sekolah di Kalsel Raih Penghargaan Adiwiyata
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Akan Fungsikan RSJ Tamban Sebagai Panti Rehabilitasi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Kejar Target, Bapelkes Banjarbaru Curi Start Swab Masif

Pemprov Kalsel

Kadis LH Kalsel Tekankan Kinerja Indeks Kualitas Lingkungan pada Pegawainya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com