Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Kurang Duit Miliaran Rupiah untuk PSU, KPU Kalsel Ngadu ke Pemprov

- Apahabar.com Rabu, 14 April 2021 - 17:25 WIB

Kurang Duit Miliaran Rupiah untuk PSU, KPU Kalsel Ngadu ke Pemprov

KPU Kalsel masih membutuhkan miliaran rupiah untuk menggelar Pilgub Kalsel yang terpaksa diulang di 7 kecamatan. Tampak Ketua KPU Kalsel Sarmuji berbincang dengan Pj Gubernur Kalsel Safrizal (kanan). apahabar.com/Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – KPU Kalsel diam-diam masih kekurangan miliaran rupiah guna pemungutan suara ulang (PSU), 9 Juni mendatang. Belakangan, KPU datang mengadu ke Pemprov Kalsel agar dibantu menutupi kekurangannya.

Ketua KPU Kalsel Sarmuji bilang duit yang tersedia saat ini hanya sebanyak Rp20 miliar. Dana sebanyak itu merupakan sisa lebih anggaran pelaksanaan Pilkada serentak 2020 lalu. Artinya butuh Rp5,4 miliar lagi.

Sementara, untuk keperluan protokol kesehatan baik alat pelindung diri (APD) hingga tes PCR bagi panitia penyelenggara dalam pelaksanaan PSU diserahkan ke Pemprov Kalsel.

“Pak Pj gubernur sangat mensupport. Dan soal kelengkapan prokes kami serahkan ke Pemprov,” ujar Sarmuji dalam audiensi di Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Sudirman Banjarmasin, Rabu (14/4).

Pemilu Ulang di Banjarmasin Selatan, Cucu Habib Basirih Pinta Jauhi Politik Uang

KPU memang tak mau mengurusi soal prokes. KPU ingin lebih fokus pada pelaksanaan PSU saja. Dari perekrutan badan ad hoc: PPK maupun KPPS, honor, logistik, hingga sosialisasi jelang PSU.

“Karena semua petugas baru, perlu bimbingan yang maksimal,” tegasnya.

Ditanya soal peningkatan suhu politik menjelang PSU, dikatakan Sarmuji pihaknya sudah menyiapkan strategi khusus. Salah satunya melaksanakan kembali “Deklarasi Damai PSU”.

“Dalam PSU tidak ada tahapan kampanye, kecuali pengadaan logistik dan pembinaan petugas. Kalau ada kampanye, itu tidak dibenarkan,” tegasnya.

Sarmuji berharap khususnya masyarakat di wilayah PSU, bersikap bijak dan tidak mudah termakan isu-isu bersifat provokatif atau mengadu domba.

Sebagai pengingat Pilgub Kalsel 2020 terpaksa diulang di Kabupaten Banjar meliputi Kecamatan Sambung Makmur, Martapura, Astambul, Mataraman dan Aluh-Aluh, satu Kecamatan di Kota Banjarmasin, yakni, Banjarmasin Selatan serta 24 TPS di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin. Daftar Pemilih Tetap (DPT) di titik PSU itu sesuai Pilgub kemarin sebanyak 266.736 pemilih pada 827 tempat pemungutan suara.

Musim Saling Lapor, Giliran ASN Pemprov Kalsel Diadukan Gegara Foto Bareng Paslon

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Menjelang Idulfitri, Ini Uang Pecahan yang Paling Diburu di Banjarmasin
BMKG

Banjarmasin

Cuaca Kalsel Hari Ini, BMKG: Waspada Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Polresta Banjarmasin

Banjarmasin

Unit PPA Satreskrim Polresta Banjarmasin Terima Penghargaan
apahabar.com

Banjarmasin

Motif Pelaku Pembakaran di Basirih Banjarmasin, Sudah Pisah Ranjang, Emosi Ajakan Balikan Ditolak Istri
Banjarmasin

Banjarmasin

Resmi, Gugatan Anandamu Tunda Kemenangan Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin
Corona Varian Baru

Banjarmasin

Corona Varian Baru Ditemukan di Karawang, Warga Banjarmasin Diminta Waspada
SPBU

Banjarmasin

Lindungi Hak Konsumen, SPBU Banjarmasin Ditera Ulang

Banjarmasin

Usai Televisi Dimatikan, Echa Putri Tidur Banjarmasin Kembali Terlelap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com