Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Laporan Bakul di Bawaslu Banjar Gagal Berlanjut

- Apahabar.com Kamis, 8 April 2021 - 00:09 WIB

Laporan Bakul di Bawaslu Banjar Gagal Berlanjut

Jurkani, Timses H2D saat menunjukkan laporan bakul purun bertulisan Paman Birin berisi sejumlah bahan pokok, sebagai bukti dugaan pelanggaran, Selasa (30/3) lalu. Foto-apahabar.com/Hendra Liannor

apahabar.com, MARTAPURA – Laporan bakul purun bertulisan Paman Birin di Bawaslu Kabupaten Banjar gagal berlanjut.

Pasalnya, hingga kini Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Banjar belum juga terbentuk.

“Terkendala teknis, sehingga tidak bisa dilanjutkan,” kata M Syahrial Fitri, Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banjar kepada apahabar.com, Rabu (7/4) malam.

Sebelumnya, Divisi Hukum Paslon Pilgub Kalsel, Denny Indrayana-Difriadi Darjat (H2D), Jurkani melaporkan dugaan pelanggaran tindak pidana pemilu yang diduga dilakukan dari pihak calon lawan, Sahbirin Noor di wilayah Martapura, Selasa (30/3) lalu.

Saat itu, Jurkani membawa langsung bukti dugaan pelanggaran berupa bakul bertuliskan Paman Birin, berisi sejumlah bahan pokok.

Setelah menerima laporan, Bawaslu Banjar melakukan kajian awal maksimal dalam dua hari.

Kamis (1/4) malam, Bawaslu Banjar menyatakan laporan Jurkani telah memenuhi syarat materil dan formil, sehingga dapat dilanjutkan ke Sentra Gakkumdu untuk proses lebih lanjut.

Namun sayangnya, Sentra Gakkumdu sudah dibubarkan sejak akhir Februari lalu setelah habis masa kerja.

Pasca putusan MK yang memerintahkan KPU Kalsel untuk melaksanakan pemungutan suara ulang, termasuk di 5 kecamatan di Kabupaten Banjar, pihak Bawaslu Banjar menunggu instruksi Bawaslu RI untuk dapat kembali membentuk Sentra Gakkumdu.

“Kamis sore (1/4/2021) baru datang surat dari Bawaslu RI, supaya membentuk Sentra Gakkumdu, dan hari itu juga kita langsung menyurati Kejaksaan dan Polres Banjar agar secepatnya mengeluarkan surat perintah untuk mengisi keanggotaan unsur Gakkumdu,” kata Syahrial.

Karena Jumat (2/4) itu tanggal merah, sehingga pembentukan Gakkumdu Banjar jadi berlarut-larut.

Syahrial menjelaskan, sesuai peraturan bersama antara Kejaksaan Agung, Polri, dan Bawaslu RI, laporan dugaan tindak pidana yang sudah diregister memenuhi syarat materil dan formil, selanjutnya harus sudah dilakukan pembahasan pertama di Gakkumdu dalam 1×24 jam.

“Karena terkendala teknis itu, maka laporan yang bersangkutan tidak bisa lagi dilanjutkan. Harusnya hari Jumat (2/4) kemarin itu sudah dilakukan pembahasan pertama di Gakkumdu,” tutur Syahrial.

Lantas, kapan Sentra Gakkumdu dibentuk? “Saya dapat informasi besok (Kamis 8 April) keluar sprint (surat perintah) penunjukan anggota tiap unsur Gakkumdu,” tandas Syahrial.

Sekadar diketahui, Sentra Gakkumdu terdiri dari tiga unsur di dalamnya: Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan.

Lembaga tersebut khusus untuk menangani laporan dugaan pelanggaran pelanggaran pemilu.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tiga Kecamatan di Tanbu Masih Rawan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Kadis Pendidikan: SD yang Terendam Air, Hibah dari Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Curahan Hati Istri Diananta, Jurnalis Kalsel yang Dibui karena Berita
Relawan Damkar Martim Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Amuntai

Kalsel

Relawan Damkar Martim Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Amuntai
bendungan tapin

Dinas PUPR Kalsel

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Tapin, Ini Harapan Warga Desa Pipitak Jaya
apahabar.com

Kalsel

Isi HUT RI ke-75 dengan Bakti Sosial, Paman Birin: Polda Kalsel Jadi Pelopor
apahabar.com

Kalsel

Karhutla Mulai Terkendali, Pemprov Kalsel Bantu Pasokan Air ke Kalteng
apahabar.com

Kalsel

Rekap Hasil Tes SKD CPNS Pemprov Kalsel Beredar Luas, Ini Kata Kepala BKD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com