ABK Lenyap di Pulau Laut Kotabaru, SAR Gabungan Turun Tangan Harga Sawit Kotabaru Moncer Hari Ini, Petani Ngeluh Viral Video Antrean Solar, Bagaimana Stok Kalsel? Heboh! Polisi Kotabaru Gerebek Perusahaan Jasa Penagih Hutang Pinjol Tak Keluarkan Peringatan Dini, BMKG Prakirakan Siang Hari Kalsel Hujan Ringan

Larangan Mudik, DLU Balikpapan Ungkap Kekecewaan

- Apahabar.com     Sabtu, 10 April 2021 - 13:30 WITA

Larangan Mudik, DLU Balikpapan Ungkap Kekecewaan

Kapal KM Kirana milik PT DLU bersandar di Pelabuhan Semayang. Foto-Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Sikap pemerintah yang sekejap berubah terkait kebijakan mudik lebaran, membuat PT Dharma Lautan Utama (DLU) Balikpapan kecewa.

Sebelum terbitnya Peraturan Menteri (PM) Nomor 13/2021, tentang pengendalian transportasi selama Idul Fitri untuk pencegahan Covid-19, hingga terkait larangan moda transportasi beroperasi pada tanggal 6-17 Mei, pemerintah sempat mengeluarkan pernyataan tak melarang mudik.

“Sebelumnya sempat ada pernyataan pemerintah mudik tidak dilarang. Dari dasar pernyataan itu, awal Maret kemarin kami sudah rapat kerja untuk mempersiapkan angkutan lebaran, logistik dan angkutan libur sekolah. Ketika kami telah mempersiapkan angkutan mudik, ternyata ada kebijakan pemerintah melarang mudik tahun ini,” kata Pimpinan Cabang DLU Balikpapan, Saleh ditemui di Pelabuhan Semayang, Sabtu pagi (10/4).

Kekecewaan tersebut cukup dirasa lantaran pihaknya sudah terlalu lama mengalami masa-masa sulit selama pandemi.

Namun belakangan ini masyarakat sudah memahami cara mengantisipasi Covid-19 sehingga pihaknya berharap Ramadan kali ini momen yang bagus untuk mengembalikan pendapatan yang sempat menurun drastis itu.

“Kami kecewa karena kami sudah rapat kerja, mempersiapkan segala antisipasi untuk bisa memberikan layanan kepada masyarakat sesuai dengan harapan mereka. Itu merupakan pukulan, tidak hanya bagi kami perusahaan pelayaran, tapi juga bagi masyarakat,” keluhnya.

“Kami beranggapan sebetulnya untuk tahun ini masyarakat sudah siap mengantisipasi Covid-19 karena sudah setahun berjalan dan segala sosialisasi dilakukan,” ungkapnya.

Saleh mengatakan bahwa pihaknya berharap pemerintah memberikan kelonggaran untuk operasional kapal penumpang ini. Pihaknya pun selalu siap melakukan pengetatan protokol kesehatan, namun nyatanya justru pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik.

“Kami juga masih berharap pemerintah bisa memberikan berbagai kelonggaran. Kami setuju statement kemenhub yang menyatakan mudik tidak dilarang dengan pengetatan protokol kesehatan. Kami sebagai perusahaan pelayaran juga siap untuk melakukan segala pengetatan protokol kesehatan,” pungkasnya.

 

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Positif Covid-19 Bertambah, IDI Kaltim Cemas Pilkada Serentak Picu Klaster Baru
apahabar.com

Kaltim

Pasien Positif Corona di Samarinda Pernah Ikuti Pertemuan di Bogor
PPKM

Kaltim

PPKM Level 4 di Balikpapan Diperpanjang hingga 23 Agustus
apahabar.com

Kaltim

40 Transmigran di Kaltim Dijatah 2 Hektar Lahan per Orang

Kaltim

Pencuri iPhone 11 Pro di Balikpapan Utara Kabur ke Samarinda Berhasil Dibekuk
Kepulan Asap

Kaltim

Soal Kepulan Asap, Pertamina: Percikan Api Berasal dari Area Bak Pendingin
Laka Maut

Kaltim

Laka Maut di Depan Polresta Balikpapan, Seorang Pemuda Tewas
apahabar.com

Kaltim

Uji Kompetensi, Redpel apahabar.com Terbaik di Madya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com