Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Larangan Mudik 2021 Tak Ada Penyekatan di Banjarbaru, Begini Alasannya

- Apahabar.com Jumat, 30 April 2021 - 14:50 WIB

Larangan Mudik 2021 Tak Ada Penyekatan di Banjarbaru, Begini Alasannya

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin didampingi Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Masuk dalam wilayah aglomerasi, Banjarbaru tidak memberlakukan penyekatan saat larangan mudik Idulfitri 2021.

Aglomerasi merupakan pengumpulan atau pemusatan dalam lokasi atau kawasan tertentu.

Sedang menurut Wikipedia adalah kota atau
kabupaten yang telah diperpanjang yang terdiri dari pusat kota yang padat (umumnya kotamadya) dan kabupaten yang terhubung oleh daerah perkotaan yang berkesinambungan.

Selain Banjarbaru, juga ada 4 daerah lainnya yang tidak ada penyekatan yakni Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Batola dan Kabupaten Tanah Laut.

“Di wilayah tersebut tidak dilakukan penyekatan, hanya saja didirikan tempat atau pos pelayanan. Namun dalam pelaksanaannya tetap akan dilakukan kegiatan pengecekan surat-surat ataupun kesehatan,” ujar Kapolres Banjarbaru, AKBP Doni Hadi Santoso, Jumat (30/4/2021).

Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin didampingi Wakilnya Wartono. Foto-Nurul Mufidah

Pos pelayanan sendiri akan ditempatkan di 3 titik berbeda yakni di Q-Mal, Komplek Citra Graha dan Simpang LIK Liang Anggang.

“Pos pelayanan dibuka mulai tanggal 6 Mei 2021. Pos buka 1×24 jam sampai dengan kebijakan larangan mudik berakhir,” ungkapnya.

Di sana, selain melakukan pengecekan terkait surat-menyurat juga melakukan tes rapid antigen acak.

“Rapid test antigen akan dilakukan secara acak kepada orang yang melintas ataupun orang yang mendatangi tempat keramaian seperti mal dan tempat pariwisata,” jelasnya.

Sekadar informasi, jumlah personel yang diturunkan guna penjagaan tersebut sebanyak 275 orang.

Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin mengapresiasi sekaligus mengigatkan agar aparat keamanan tidak lengah saat lebaran 2021.

“Saya mengingatkan, jangan sampai kejadian ledakan kasus Covid-19 di India juga malah terjadi di Banjarbaru. Karena kenaikan kasus biasanya kerap terjadi di libur panjang. Oleh karena perlu kiranya protokol kesehatan tetap dilaksanakan apalagi saat perayaan lebaran. Penting untuk kita tetap waspada terhadap pandemi,” tuturnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarbaru

Bukan Ulah Siklon Tropis Seroja, Simak Penjelasan BMKG Terkait Hujan di Kalsel
apahabar.com

Banjarbaru

Kembali Maju di Pilwali Banjarbaru 2020, Wakil Wali Kota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan Cuti Bulan Ini
Tatap Muka

Banjarbaru

DPRD Banjarbaru Setuju Pembelajaran Tatap Muka Diterapkan di Kota Idaman
PSBB

Banjarbaru

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang
apahabar.com

Banjarbaru

Pantau Penerapan Prokes di Tempat Umum, Bernhard E Rondonuwu: Tingkat Kesadaran Masyarakat Meningkat
apahabar.com

Banjarbaru

Pejabat Terpapar Covid-19, Pjs Wali Kota Banjarbaru Minta ASN Pedomani Prokes

Banjarbaru

Puluhan Pegawai Lapas Banjarbaru Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Banjarbaru

Duh! Pasar Ramadan di Banjarbaru Ditiadakan untuk Kedua Kalinya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com