Motor Vs Motor di Paharuangan Kandangan, Pemuda Simpur Tewas Seketika Duduk Perkara Viral Pria Bersajam Ngamuk di Nagasari Banjarmasin hingga Bergumul dengan Polisi Gunung Sinabung Kembali Luncurkan Awan Panas Setinggi 500 Meter Kepung Serda Nurhadi, Belasan Pelaku Diamankan Polisi dan TNI Jalan Tikus Masuk Kalteng di Kapuas Juga Dijaga Ketat Petugas

Lebih Dulu Terendus, Tim Ibnu-Ariffin Beber Dugaan Permainan DPT Jelang PSU Banjarmasin

- Apahabar.com Rabu, 28 April 2021 - 02:49 WIB

Lebih Dulu Terendus, Tim Ibnu-Ariffin Beber Dugaan Permainan DPT Jelang PSU Banjarmasin

Tim Hukum Ibnu-Ariffin mendatangi kantor Bawaslu Banjarmasin untuk melaporkan temuan dugaan politik uang di lokasi PSU. Foto ilustrasi: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemungutan suara ulang (PSU) tinggal hitungan jam. Tim Hukum Ibnu Sina-Ariffin Noor tiba-tiba mendatangi kantor Bawaslu Banjarmasin pada Selasa malam (27/4).

Rombongan pasangan calon nomor urut 02 itu diam-diam mendapati temuan sejumlah dugaan kecurangan jelang pemungutan suara ulang (PSU), Rabu 28 April.

Mereka mengendus dugaan kecurangan yang berkaitan dengan daftar pemilih tetap (DPT) di lokasi PSU. Yakni tiga kelurahan di Banjarmasin Selatan. Kelurahan Mantuil, Murung Raya, dan Banjarmasin Selatan.

“Adanya indikasi rencana oknum yang akan melakukan pemilih siluman dengan menggunakan DPT orang lain,” ujar Imam Satria Jati selaku Ketua Tim Hukum Paslon 02 kepada apahabar.com, Rabu dini hari.

Untuk diketahui, KPU Kota Banjarmasin menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di sana sebanyak 29.824. Jumlah itu sudah ditambah 2,5 persen dari DPT Pilkada 9 Desember lalu.

Kecurigaan itu diperoleh Tim Ibnu-Ariffin dari penelusuran lapangan di sekitar lokasi PSU.

Sementara, oknum yang terindikasi curang adalah koordinator perencana. Tim Ibnu-Ariffin menduga orang itu adalah petugas penyelenggara pemilu.

“Entah itu DPT orang meninggal atau orang yang tidak hadir,” tegas Ketua KNPI Banjarmasin ini.

Lebih jauh, pihaknya mendorong Bawaslu segera mengusut tuntas temuan itu.

“Kami berharap proses PSU berjalan dengan adil dan jujur,” ucapnya.

Sementara, Komisioner Bawaslu Banjarmasin, Subhani telah menerima laporan dugaan politik uang saat PSU.

Apabila terbukti benar, terlapor bisa dikenakan UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 187a tentang Politik Uang.

“Ini nanti kita lakukan proses kajian dulu. Nanti kita sama sama membahas,” pungkasnya.

12 Nama 

Total, ada 12 nama yang dilaporkan Tim Ibnu-Ariffin ke Bawaslu Banjarmasin.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pelaihari

Banjarmasin

Dua Eks Pejabat RSUD Boejasin Minta Bebas, “Kami Bekerja Seperti Robot”
Banjarmasin

Banjarmasin

Mayat Terlilit Rumput di Banjarmasin Timur Diduga Korban Pembunuhan, Polisi: Masih Didalami
Yayasan Haji Maming

Banjarmasin

Berkah Ramadan, Yayasan Haji Maming Bantu Langgar di Pondok Indah Banjarmasin
vaksin covid-19

Banjarmasin

Pekerja Tenant dan Pengunjung Lansia Duta Mall Banjarmasin Divaksin

Banjarmasin

Tindaklanjuti Pelanggaran PSU, KPU Banjarmasin Rapatkan Sanksi AnandaMu
Banjarmasin

Banjarmasin

Terjaring Ngamar, Remaja di Banjarmasin Berdalih COD Tas di Hotel

Banjarmasin

Duh! Sudah Pinjam Uang, Pria Banjarmasin Barat ini Juga Gelapkan Motor Temannya

Banjarmasin

Terungkap! Fakta Baru Mahasiswi Palangka Curi Duit Ratusan Juta Ibu Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com