Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Menumpuk, Pangkalan di Tala Kesulitan Menjual Gas Elpiji 3 Kg

- Apahabar.com Selasa, 6 April 2021 - 16:31 WIB

Menumpuk, Pangkalan di Tala Kesulitan Menjual Gas Elpiji 3 Kg

Pertemuan dengan pengelola pangkalan gas elpiji dengan Wakil Bupati Tanah Laut Abdi Rahman, Minggu (4/4/2021). Foto-Istimewa.

apahabar.com, PELAIHARI – Di tengah teratasinya kelangkaan gas elpiji 3 kg di Tanah Laut (Tala), namun kini muncul persoalan baru.

Kali ini, pemilik pangkalan justru mengeluhkan adanya penumpukan gas elpiji 3 kg.

Masalahnya, mereka kesulitan untuk menjual secara keseluruhan.

“Dulu kami menjual tiga jam langsung ludes, kini kami kesulitan menjual lebih dari dua hari,” ucap H Asran, salah satu pemilik pangkalan di Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Selasa (6/4/2021).

Persoalan ini sudah ia sampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Tala Abdi Rahman di Rumah Dinas Wakil Bupati, Minggu (4/4/2021) tadi.

Menurutnya, tidak hanya dirinya mengalami masalah itu.

Pemilik pangkalan lain juga menyampaikan suka duka menjual elpiji 3 kilogram bersubsidi.

“Dari mendapat hinaan warga, hingga tabung gas yang didapat sering bocor, dan juga menjual tabung gas warna pink 5,5 kilogram,” katanya.

Wakil Bupati Tala, Abdi Rahman mengaku sengaja mengundang pemilik pangkalan elpiji.

Terutama menyangkut rencana dikeluarkannya Peraturan Bupati atau Perbup tentang pendistribusian elpiji 3 Kg di Tala.

Abdi bersyukur dapat bertatap langsung dengan pangkalan. Sehingga informasi didapat secara utuh.

Pihaknya juga terlebih dahulu harus menghimpun informasi, dari Pertamina, agen, pangkalan, dan masyarakat.

“Secara keseluruhan kita dapatkan informasi yang valid, agar Perbup ini mendapatkan hasil yang baik,” tegas Abdi Rahman.

Salah satu poin rencana Perbup, setelah menghitung kuota masing-masing pangkalan dan adanya penumpukan, maka gas elpiji 3 Kg akan dialihkan ke daerah yang tidak terlayani tabung gas.

“Tetap saja pangkalan yang bertanggung jawab, pemerintah merekomendasikan dan juga kami pikirkan transportasi,” ungkapnya.

Setelah pihaknya melakukan pemetaan penerima gas bersubsidi ini dengan kuota didapat, maka diharapkan tidak ada lagi keluhan dari warga.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

sertijab

Kalsel

Sertijab Polres Tala, Kabag Ops Kini Dijabat Eks Kasat Reskrim HSU
Banjir di Tala

Kalsel

Banjir di Tala, Air Rendam Ratusan Rumah Warga Banua Raya dan Gunung Raja
Tambang

Tanah Laut

Cekcok Lahan Tambang di Kintap Tanah Laut Berujung Maut
Sapi

Tanah Laut

Duh, Sapi Peliharaan Warga Tala Banyak yang Mati Kelelep karena Banjir
apahabar.com

Tanah Laut

Satukan Pemikiran Pemuda, Aliansi Tanah Laut Hebat Dibentuk

Tanah Laut

Berdayakan Seniman Daerah Saat Ramadan, Dinas Pariwisata Tala Gelar Mahadang Dauh

Tanah Laut

Rusak Akibat Banjir, 532 Rumah di Tala Diusulkan Perbaikan ke Pusat

Tanah Laut

Tunggu Pembangunan Jembatan Permanen, PJN 1 Kalsel Bangun Jembatan Darurat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com