Kebakaran Veteran Banjarmasin: 3 Rumah Ludes, Salah Satunya Milik Pol PP Dikira Asap dari Pembakaran Sampah, Ternyata 1 Rumah di Tanah Grogot Ludes Jelang Malam Tak Pulang, Pria Paruh Baya di HSS Ditemukan Jadi Mayat Banjarmasin Nyaris Kecolongan, Penumpang dari Surabaya Tak Punya Surat Bebas Covid-19 Misteri Surat Sakti Penggelembungan 5 Ribu Suara Banjar di Kamar 519

Momentum Hari Kartini, Legislator Soroti Pejabat Publik Perempuan di Barito Utara

- Apahabar.com Rabu, 21 April 2021 - 17:02 WIB

Momentum Hari Kartini, Legislator Soroti Pejabat Publik Perempuan di Barito Utara

Wardatun Nur Jamilah merupakan satu dari delapan perempuan yang duduk di DPRD Barito Utara. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Mengambil momentum Hari Kartini, Rabu (21/4), legislator Wardatun Nur Jamilah menyoroti kesetaraan gender di Barito Utara.

Menggunakan data dari Pemkab Barito Utara, kehadiran sosok perempuan dalam posisi jabatan publik terbilang minim.

Hanya 3 orang yang tercatat menempati II dakam kepemerintahan. Sedangkan eselon III dan IV, jumlah perempuan masih jauh di bawah laki-laki.

“Fakta itu menunjukkan perempuan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan masih harus membekali diri untuk masa sekarang maupun mendatang,” ungkap Wardatun Nur Jamilah.

Sebaliknya keterwakilan perempuan di DPRD Barito Utara sudah terbilang memadai. Selain Wardatun Nur Jamilah, terdapat 7 perempuan lain yang menjadi legislator.

“Hal itu menunjukan bahwa kepercayaan masyarakat Barito Utara untuk menyuarakan hati nurani mereka melalui perempuan sudah membaik,” tukas Wardatun Nur Jamilah.

“Ini harus terus dipertahankan, bahkan kalau perlu ditingkatkan. Di sisi lain, fakta itu juga menjadi evaluasi bahwa masih banyak perempuan yang belum mengenyam pendidikan tinggi seperti laki-laki,” tambahnya.

Dengan jumlah kurang lebih 49 persen dari jumlah total penduduk di Indonesia, perempuan sedianya memiliki peluang dan potensi besar untuk mengisi pembangunan.

“Makanya pemberdayaan perempuan dalam politik, sudah ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003,” tegas Wardatun Nur Jamilah.

“Dengan demikian, perempuan harus terus berpartisipasi dan berperan aktif dalam mengisi pembangunan di berbagai bidang, tanpa melupakan kodrat sebagai seorang perempuan,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Suasana Terkini Rumah Duka Jusub Luluporo, Jenazah Telah Tiba
apahabar.com

Tak Berkategori

Riam Bajandik, Menikmati Sensasi Sejuknya Air Sungai Wake
apahabar.com

Tak Berkategori

Pabrik Pengolahan Minyak Saudi Aramco Diserang DroneĀ Al-Houthi
apahabar.com

Tak Berkategori

Janda Lansia di Alalak Banjarmasin Dapat Sembako
apahabar.com

Tak Berkategori

Tak Umbar Janji Soal Lapangan Pekerjaan, SHM-MAR Prioritaskan Sektor Pendidikan
Timnas Indonesia

Tak Berkategori

Menpora Ingatkan Pemuda Tetap Berkreasi di Tengah Pandemi

Tak Berkategori

Sempat Melambung Tinggi, Harga Cabai di Tapin Mulai Turun
apahabar.com

Politik

Kampanye di Mantewe, SHM Pastikan Kesehatan Gratis Bakal Kembali Dirasakan Masyarakat Tanah Bumbu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com