Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Ngobrol Literasi Bareng Kapolda Kalsel: Minat Baca Rendah, Minat Gibah Tinggi

- Apahabar.com Selasa, 6 April 2021 - 12:23 WIB

Ngobrol Literasi Bareng Kapolda Kalsel: Minat Baca Rendah, Minat Gibah Tinggi

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto menjadi narasumber dalam talk show virtual bertajuk "Promosi Minat Baca dan Kecerdasan Literasi". Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto menjadi narasumber dalam talk show virtual bertajuk “Promosi Minat Baca dan Kecerdasan Literasi”, Selasa (6/4) siang.

Dalam talk show yang diinisiasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan, Irjen Rikwanto. menyentil soal minat baca masyarakat yang rendah, tapi memiliki minat gibah yang tinggi.

“Minat baca kurang. Minat gibah luar biasa,” ucapnya saat mengomentari aktivitas perilaku sebagian warganet di media sosial.

Dia bilang masih banyak masyarakat yang menyebarkan berita hoaks yang kemudian menyebabkan perpecahan di masyarakat.

Padahal, lanjut dia, memilah informasi juga bagian dari tingkat literasi seseorang. Sementara di Indonesia, Irjen Rikwanto menilai tingkat literasinya masih rendah.

Hal itu juga didukung oleh hasil riset Programme for International Student Asessment (PISA) yang digagas oleh Organization for Economic Corporation and Development (OECD).

Berdasarkan riset tersebut, pada 2018 tingkat literasi di Indonesia berada di peringkat 74 dari 78 negara dengan skor 371.

“Jangan sampai kita dibandingkan dengan Timor-Timur. Papua Nugini. Harusnya kita dibandingkan dengan Amerika dan Inggris,” katanya.

Namun, dia tidak ingin menyalahkan siapapun. Irjen Rikwanto meminta semua pihak bekerja sama agar tingkat literasi di Indonesia terus meningkat.

“Kalau mau menyalahkan, ya, banyak. Tapi ini dimulai dari orang tua, guru, kemudian sistem yang dibangun pemerintah,” ucapnya.

Ini merupakan talk show ke-25 yang diselenggarakan Dispersip Kalsel. Jurnalis sekaligus novelis Randu Alamsyah dipilih sebagai moderator untuk memandu acara.

Kepala Dispersip Kalsel, Hj. Nurliani, menilai untuk mengembangkan literasi, semua pihak perlu bersinergi.

“Makanya kami nekat mengundang Pak Kapolda untuk menjadi narasumber. Kami siap bekerja sama dengan Polsek dan Polres untuk meningkatkan minat baca di Kalsel,” katanya.

Setelah ini, Dispersip Kalsel akan menyelenggarakan talk show virtual bertajuk “Literasi Pintu Gerbang Kreativitas” bersama penulis sekaligus aktor Indonesia, Andi Arsyil.

 

 

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Massa Terus Mengalir ke KNPI Kalsel, Tolak Omnibus Law!
apahabar.com

Kalsel

Petugas Kebersihan ‘Perang’ Melawan Sampah Durian
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, SDN 4 Kampung Baru Tanbu Didisinfektan

Kalsel

Nestapa Bocah di Kotabaru: Hamil Dua Kali karena Ayah Kandung
apahabar.com

Kalsel

Direkomendasikan Golkar Bersaing di Pilwali 2020, Begini Tanggapan Ananda
apahabar.com

Kalsel

WNA di Kalsel Mencapai 445 Orang, Didominasi sebagai Tenaga Ahli
apahabar.com

Kalsel

Bupati HST Tantang Dinkes Bawa Bumi Murakata Menuju Kabupaten Sehat
Kasus Covid-19

Kalsel

Ledakan Kasus Covid-19 di Kalsel, Apa Penyebabnya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com