Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

- Apahabar.com Minggu, 11 April 2021 - 21:30 WIB

Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Pangeran Khairul Saleh. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengevaluasi sistem pengawasan.

“Termasuk prosedur operasional kerjanya,” ujar legislator asal Kalimantan Selatan itu, Minggu (11/4), dilansir Antara.

Permintaan Pangeran menanggapi adanya pegawai KPK yang diduga melakukan pencurian barang bukti 1,9 kilogram emas.

“Peristiwa ini tentu menjadi evaluasi bagi KPK walaupun sama-sama kita tahu bahwa seluruh proses kerja di KPK sudah terbangun dengan sangat baik,” katanya.

Menurut dia, selalu ada ruang perbaikan untuk memperkuat sisi pengawasan sistem operasional kerja.

“Tentu yang dilakukan oleh pegawai KPK tersebut telah mencoreng reputasi KPK sendiri. Karena kita ketahui pegawai yang mencuri barang bukti tersebut merupakan anggota Satgas yang ditugaskan menyimpan dan mengelola barang bukti pada direktorat Labuksi KPK,” tuturnya.

Dia pun mengapresiasi KPK yang telah terbuka menyampaikan permasalahan ini ke depan publik agar menjadi pembelajaran pegawai KPK yang lain tidak bermain-main dengan barang sitaan.

“KPK juga dengan tegas telah memproses semua pelanggaran etik. Hal ini menunjukkan bahwa KPK tetap menjaga integritasnya sebagai bentuk upaya menjaga amanah serta harapan masyarakat Indonesia kepada KPK,” kata Khairul Saleh.

Menurutnya, hal itu juga tentu menjadi bukti kepada masyarakat bahwa KPK tidak saja memproses perkara korupsi tetapi juga memproses pelaku korupsi di internal KPK.

Sebelumnya, KPK memberhentikan dengan tidak hormat seorang pegawainya berinisial IGAS karena terbukti mencuri emas seberat 1.900 gram yang merupakan barang rampasan dari perkara korupsi.

“Oleh karena itu, Majelis memutuskan bahwa yang bersangkutan perlu dijatuhi hubungan berat, yaitu memberhentikan yang bersangkutan dengan tidak hormat,” kata Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak Panggabean, di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK Jakarta, Kamis (8/4).

Barang bukti dengan jumlahnya cukup banyak itu ada empat. Yang jika ditotal semua bentuknya adalah emas batangan dengan berat 1.900 gram.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hore! Pekerja Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000/Bulan dari Jokowi
apahabar.com

Nasional

China Percaya Kemitraannya dengan Indonesia Tak Terganggu Wabah Virus Corona
Listyo Sigit Prabowo

Nasional

Di Tangan Komjen Listyo Sigit Prabowo, HIPMI Yakin Stabilitas Dunia Usaha dan Investasi Meningkat
apahabar.com

Nasional

Setelah 1 Jam, Api di Masjid Agung Dilumpuhkan
apahabar.com

Nasional

Selundupkan Harley dan Brompton, Garuda Didenda Rp 100 Juta
apahabar.com

Nasional

Pemilu 2019; Kedai Ini Gratiskan Seporsi Kudapan Untuk Pelanggan Yang Tidak Golput
apahabar.com

Nasional

Genap 48 Tahun, MHM: Hipmi Menuju Usia Keemasan
apahabar.com

Nasional

Airlangga Hartarto Berharap Vaksin Covid-19 Sudah Masuk Indonesia Desember 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com