Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Pemilihan Rektor Uniska Bermasalah, Ketua Yayasan: Sabar Ya!

- Apahabar.com Sabtu, 24 April 2021 - 17:17 WIB

Pemilihan Rektor Uniska Bermasalah, Ketua Yayasan: Sabar Ya!

Uniska Banjarmasin. Foto-dok/apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari sedang dirundung permasalahan yang serius.

Keterlibatan sejumlah aktor yang bermain diranah kepentingan menyebabkan penetapan Rektor terpilih tertunda.

Pasalnya, penetapan Rektor Abdul Malik masih menunggu keputusan Yayasan.

Ditambah adanya surat keberatan dari salah satu calon sehingga harus ditindaklanjuti oleh pihak penyelenggara.

Rektor Incumbent Abdul Malik saat dimintai keterangan oleh awak media memilih untuk diam dan tidak mau memberikan keterangan.

“Tidak-tidak, biarkan saja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Uniska MAB, Budiman mengaku pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait pilrek dan masih menjalani proses rapat.

“Sabar ya, masih ada yang kami perlu klarifikasi,” singkatnya

Terpisah, Pesaing Dr Ir Sanusi mengaku menyayangkan kejadian ini. Pada dasarnya, ia tak ingin ajang Pilrek Uniska bermasalah sampai sejauh ini.

“Saya menganggap dalam Pilrek Uniska masih ada yang harus diklarifikasi lagi, kalau klarifikasi nya selesai ya diharapkan yayasan cepat memutus siapa yang diangkat jadi rektor,” pungkasnya.

Ia mengakui pihaknya sangat mengerti apa yang nantinya dikatakan yayasan, menurutnya yayasan adalah organ tertinggi dalam hal penetapan rektor.

“Jadi saya juga memperingatkan kalau saja ada permasalahan dalam pencalonan diantara kami berdua ya mungkin saja saya yang bermasalah atau calon satunya, setidaknya harus diselesaikan akar masalahnya dari mana dulu, setelah itu selesai maka silahkan ditetapkan,” jelasnya.

Sebab, Dr Ir Sanusi kuatir jika ditetapkan masih terdapat masalah takutnya di kemudian hari yang akan muncul ke permukaan dan berimbas pada pembatalan penetapan sebagai rektor yang rugi itu adalah semuanya.

“Dari kedua calon rugi, yayasan rugi lembaga juga rugi,” imbuhnya.

Terkait soal klarifikasi, Dr Ir Sanusi menjelaskan pada saat itu telah terjadi rapat antar senat, namun tidak dihadiri seluruh anggota senat yang kayaknya kurang sependapat dengan adanya rapat tersebut.

“Rapatnya pada tanggal 17 April yang dihadiri 10 anggota senat dari 15 tidak hadir dari 25 anggota senat dan tetap jalan sesuai tata tertib senat,” ujarnya.

Menurutnya, rapat tersebut sebagai bentuk dari menuruti apa yang diusulkan oleh yayasan yang sebelumnya pertemuan antar yayasan kemudian rapat senat dan perwakilan senat lainnya.

“Ya karena ada surat keberatan dari satu calon dan surat itu harus direspon senat,” tegasnya.

Masih Dr Ir Sanusi menjelaskan, dari rapat tersebut muncul tim investigasi karena dianggap salah satu calon rektor terdapat bermasalah dalam administrasinya.

“Tim Investigasi itu gunanya untuk mengklarifikasi apakah ada permasalahan administrasi kepegawaian dari calon Rektor Uniska,” imbuhnya.

Meskipun begitu, ia berharap penetapan Rektor Uniska ke depan tidak ada masalah karena yang nantinya akan repot munculnya permasalahan yang berujung ke bidang pidana.

“Siapapun yang ditetapkan yayasan saya harap tidak bermasalah dalam masalah administratif,” pungkasnya.
Sebelumnya, sang petahana Abdul Malik berhasil memperoleh suara terbanyak dalam rapat senat Pilrek Uniska pada Senin lalu (05/04).

Dari hasil tersebut, diketahui petahana meraup sebanyak 15 suara anggota senat. Sedangkan penantang Sanusi, hanya memperoleh 10 suara.

Kendati memperoleh suara terbanyak, Abdul Malik masih perlu bersabar untuk menduduki kursi Rektor Uniska di periode kedua. Dia belum bisa dipastikan menang dalam ajang Pilrek 2021.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Swab Massal di Tabalong, Harap-harap Cemas Menanti Hasil
apahabar.com

Kalsel

Gunakan Busana Putih, Paman Birin Motivasi Warga Gunakan Hak Pilih
apahabar.com

Kalsel

Hasil Pengembangan, Polsek Tanta Tabalong Tangkap Pemasok Sabu
apahabar.com

Kalsel

Dimulai dari Organisasi Wanita, Tala Siap Kurangi Sampah Plastik
apahabar.com

Kalsel

Kurang dari Sehari, Kalsel Tambah Puluhan Kasus Baru Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Intip Kemeriahan Haul Haji Maming bin Rahing Ke-3
apahabar.com

Kalsel

Empat Tempat Hiburan Banjarmasin jadi Sasaran Razia Narkotika
apahabar.com

Kalsel

Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Polres Tapin, 31 Warga Terjaring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com