Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan Penumpang Kapal Feri Kotabaru-Batulicin Menyusut 60 Persen Rayakan HUT ke-60, Bank Bjb Gelar Promo di Ratusan Merchant Duh, Keripik Singkong Tanpa Label Usang Dijual Bebas di Banjarmasin Pj Gubernur Kalsel: Larangan Mudik Berlaku Lintas Provinsi dan Kabupaten

Pemkab Batola Dukung Dana Hibah Perekrutan Anggota Polri

- Apahabar.com Kamis, 15 April 2021 - 21:46 WIB

Pemkab Batola Dukung Dana Hibah Perekrutan Anggota Polri

Kapolres, Ketua DPRD dan Penjabat Sekda Batola mengikuti video conference tentang rencana penyelenggaraan penerimaan bintara Polri yang digelar Polda Kalsel. Foto: Humas Polres Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Senada dengan Pemprov Kalsel, Pemkab Barito Kuala mendukung penggunaan dana hibah untuk perekrutan anggota Polri.

Dukungan itu diberikan seusai mengikuti video conference Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, bersama Kapolda Irjen Pol Rikwanto, Rabu (14/4).

Dalam video conference tersebut, Safrizal merespon positif pemberian dana hibah sebagai langkah pemenuhan kebutuhan personel Polri di Kalsel.

“Saya telah menginstruksikan kepada instansi terkait untuk segera menghitung dan mencari pos-pos anggaran agar bisa berpartisipasi,” papar Safrizal.

“Begitu juga kabupaten/kota agar mengambil langkah yang sama, sekaligus mencari calon-calon anggota Polri dari SMA-SMA di seluruh Kalsel,” imbuhnya.

Sementara Kapolda memastikan perekrutan mengkhususkan putra-putri daerah, “Sehingga mereka yang lulus, langsung bertugas di daerah masing-masing,” jelas Rikwanto.

Direncanakan Polda Kalsel membuka kuota untuk 500 orang calon anggota bintara Polri dalam tahun anggaran 2021.

Sedangkan biaya yang diperlukan dalam rekrutmen sekitar Rp61,4 juta per orang. Biaya tersebut diperuntukkan seleksi, pendidikan hingga pelantikan.

Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, melalui Penjabat Sekda, H Abdul Manaf, menyambut baik rencana penerimaan bintara Polri Polda Kalsel dengan dana hibah tersebut.

“Kami sekaligus berharap penyelenggaraan penerimaan dilakukan dengan selektif, transparan dan profesional,” paparnya.

Sementara Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, menjelaskan seleksi pendidikan atau rekrutmen Polri sudah dilakukan dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

“Kemudian prinsip itu ditambah dengan clean and clear. Artinya tak satu pun yang menghalangi seluruh pemuda-pemudi untuk mengikuti seleksi, ketika sudah memenuhi persyaratan,” tegas Lalu Arif.

“Di sisi lain, pameo suap dalam rekrutmen anggota Polri mesti disingkirkan. Makanya penerimaan ini melibatkan pemerintah daerah, sekaligus upaya mengurangi angka pengangguran,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Hari Jadi Batola

Pemkab Batola

Sedang Sakit, Resepsi Hari Jadi Batola Minus Bupati Noormiliyani
apahabar.com

Pemkab Batola

Menu Jejangkit Dominasi Festival Pangan Lokal dan Ikan Batola
apahabar.com

Pemkab Batola

DPRD Batola Rampungkan Dua Raperda
apahabar.com

Pemkab Batola

Noormiliyani Dukung Pendidikan Inklusif
Nanas

Pemkab Batola

Dukung Pemasaran, Petani Nanas Mekarsari Batola Tuntut Perbaikan Jalan
apahabar.com

Pemkab Batola

Dari Bimtek JRA, SKPD Batola Dituntut Paham Pemusnahan Arsip
apahabar.com

Pemkab Batola

Amankan Ribuan Aset Daerah, Kantor Pertanahan Batola Dapat Jempol dari KPK
apahabar.com

Pemkab Batola

KKN di Batola, Mahasiswa UMB Juga Diminta Memberi Masukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com