Sadarkan Diri, Dokter Ungkap Kondisi Terkini Echa Si Putri Tidur Banjarmasin POPULER SEPEKAN: Waspada Air Pasang, Ambruknya Pasar Ujung Murung, hingga Viral Putri Tidur Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Buron Biang Tenggelamnya Polisi di Sungai Martapura Belum Ditemukan Panas Lagi, Laporan Bakul Denny Indrayana Berbalas Jadwal Imsakiyah

Pemprov Kalsel Terima Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek

- Apahabar.com Kamis, 8 April 2021 - 18:26 WIB

Pemprov Kalsel Terima Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek

Pj Gubernur Safrizal ZA (tengah) dan Kepala Disnakertrans Kalsel, Siswansyah (kiri) menerima salinan Inpres 2/2021 dari Kepala Kantor BPJamsostek Banjarmasin, Opik Taufik (kanan). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – BPJamsostek Banjarmasin menyerahkan salinan Inpres No 2 tahun 2021 kepada Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan, Safrizal ZA, di ruang pertemuan Hotel Rattan In, Kamis (8/4).

Inpres dimaksudkan untuk optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Berdasarkan instruksi Presiden RI, Inpres ini menjadi amunisi tambahan dalam sosialisasi program BPJamsostek kepada pekerja di Kalsel, khususnya Banjarmasin,” ungkap Kepala Kantor Cabang BPJamsostek Banjarmasin, Opik Taufik dalam rilisnya kepada apahabar.com.

Melalui sosialisasi kepada stakeholder, diharapkan dapat memperkuat implementasi Jamsostek di lingkup Pemprov Kalsel serta jajaran.

Pada kesempatan ini, penyerahan salinan Inpres turut disaksikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Siswansyah.

“Melalui Inpres ini membantu kami untuk mendaftarkan serta menyosialisasikan program BPJamsostek di lingkungan Pemda, termasuk Non ASN dari dinas dan instansi terkait,” lanjutnya.

Penyerahan salinan Inpres kepada Pemprov Kalsel menjadi langkah awal dalam membuat kebijakan dan dukungan implementasi program Jamsostek. Seperti membuat regulasi pendukung, termasuk pengalokasian masing-masing anggaran.

“Inpres ini ditujukan kepada seluruh elemen pemerintahan, yakni 19 Menteri, Jaksa Agung, 3 Kepala Badan termasuk Ketua DJSN tingkat pusat, 34 Gubernur, 416 Bupati dan 98 Walikota yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” sebut Opik.

Presiden Joko Widodo dalam instruksinya berpesan agar semua pihak mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas dan wewenang dalam mendukung implementasi program Jamsostek.

Seluruh pekerja penerima upah, bukan penerima upah, pekerja migran Indonesia, serta pegawai pemerintah non ASN dan penyelenggara pemilu harus didaftarjan menjadi peserta BPJamsostek.

Sedangkan upaya penegakan kepatuhan kepada badan usaha atau pemberi kerja, termasuk menjatuhkan sanksi jika ada yang terbukti tidak patuh dalam mengimplementasikan program Jamsostek menjadi tugas Jaksa Agung yang juga termasuk sebagai pelaksana Inpres 2/2021 tersebut.

Presiden Jokowi secara khusus juga meminta Menko PMK untuk memberikan laporan pelaksanaan Inpres secara berkala setiap 6 bulan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Usai Banjarmasin, Paman Birin Setujui PSBB 3 Wilayah
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Akan Fungsikan RSJ Tamban Sebagai Panti Rehabilitasi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Resmi Dimulai, Hari Pertama SKB CPNS Kalsel Terpantau Lancar
banjir

Pemprov Kalsel

Tak Ingin Kebanjiran Lagi, Pemprov Kalsel Segera Pasang Sistem Peringatan Dini

Pemprov Kalsel

Kebun Raya Banua Akan Dibuka untuk Umum, Pemprov Kalsel Masih Tunggu Lampu Hijau
bantuan

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Salurkan 20 Ribu Paket Sembako dari Jokowi
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jelang PSBB Banjarmasin, Dinsos Kalsel Wacanakan Pembagian Makan Sahur dan Buka Puasa
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Cetak KK dan Akta Kelahiran Pakai Kertas HVS, Ini Penjelasan Disdukcapil Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com