Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Penyandang Disabilitas Asal Tapin Meratapi Nasib: Akibat Pandemi, Hasil Kerajinan Tangan Tak Laku

- Apahabar.com Selasa, 20 April 2021 - 16:55 WIB

Penyandang Disabilitas Asal Tapin Meratapi Nasib: Akibat Pandemi, Hasil Kerajinan Tangan Tak Laku

Jumiatin saat ditemui di kediamannya di Jalan Daeng Suganda, Desa Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, Tapin. Foto-apahabar.com/Sandy

apahabar.com, RANTAU – Hasil kerajinan tangan Jumiatin (42), penyandang disabilitas asal Kabupaten Tapin, kurang laku selama pandemi.

Padahal sebelumnya usaha itu bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup Jumiatin dan keluarganya.

“Sejak pandemi Covid-19, orderan hampir tidak ada. Sebelumya seperti bros dan hiasan pensil paling laku. Penghasilannya cukup untuk membantu kebutuhan di rumah,” ungkapnya.

Jumiatin yang tinggal di RT.04, Desa Bitahan, Kecamatan Lokpaikat, sudah menekuni kerajinan tangan sejak 2009.

Beberapa hasil olahannya antara lain, tas, boneka, bros, hiasan pensil, masker, baju anak, taplak meja, dan tutup televisi. Harganya dari Rp 7 ribu sampai Rp 150 ribu.

Dia menduga tidak lakunya barang jualannya karena minimnya event yang digelar, baik oleh pemerintah maupun swasta.

“Dulu sering hasil olahan saya hadir di pameran atau di stand-stand. Tapi semenjak ada Covid-19, hampir tidak ada kegiatan, sehingga kesulitan memasarkannya,” lanjutnya.

Namun Jumiatin tetap optimistis. Ia terus berkarya dan berinovasi demi memenuhi kebutuhan hidup di tengah situasi yang makin sulit. Sebab beberapa bulan terakhir, suaminya sudah jarang mendapat panggilan kerja.

“Saya punya dua anak yang perlu dibiayai. Suami saya kuli bangunan. Sekarang karena adanya pandemi ajakan kerja sangat jarang sekali,” ujarnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tapin

Patuhi Anjuran Pemerintah, Pergantian Tahun di Rantau Tanpa Keramaian

Tapin

Geger! Cucu Mantan Bupati Tapin Ditemukan Meninggal Dengan Luka Lebam
Tengelam

Kalsel

Pria 61 Tahun Diduga Tengelam di Sungai Margasari Tapin
Pasar Ramadan

Tapin

Pasar Ramadan di Tapin Ditiadakan, Kadisdag: Silahkan Jualan di Depan Rumah

Kalsel

Tabrakan Beruntun di Tatakan Tapin, Diduga Gegara Sopir Ngantuk
apahabar.com

Tapin

Dongkrak PAD, Pemkab Tapin Naikkan Tarif Pakir Kendaraan Bermotor Tahun Depan
Bupati Tapin

Tapin

Mengenal NBR, Dara Berprestasi Cucu Mantan Bupati Tapin yang Meninggal Misterius
apahabar.com

Tapin

Arifin Arpan Sedih HUT Tapin Tak Dirayakan Bersama Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com