Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Tetap Sekat Pemudik! Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya Hilal Belum Nongol di Kalsel, 1 Syawal 1442 H Tunggu Sidang Isbat

Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

- Apahabar.com Jumat, 16 April 2021 - 14:40 WIB

Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Bandara Internasional Syamsudin Noor bakal terap beroperasi selama larangan mudik lebaran. Foto-Dok. apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Bandara Syamsudin Noor tetap beroperasi sekalipun pemerintah mengeluarkan peraturan larangan mudik lebaran, 6-17 Mei mendatang.

“Bandara tetap beroperasi untuk penumpang dengan syarat, dan kargo,” ujar Stakeholders Relation Manager, Bandara Syamsuddin Noor Ahmad Zulfian Noor saat dikonfirmasi apahabar.com Jumat (16/4) siang.

Penumpang dengan syarat tersebut mencakup mereka yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS), BUMN/BUMD, Polri, TNI, pegawai swasta.

“Yang akan melakukan perjalanan dinas,” ujarnya.

Kemudian, penumpang yang memiliki keperluan menjenguk keluarganya yang sakit, kunjungan duka bagi anggota keluarga yang meninggal dunia.

Termasuk, mereka yang sedang hamil, yang akan melahirkan, hingga membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.

Lebih jauh, untuk ibu hamil mesti disertai satu orang pendamping. Sedangkan, dua orang pendamping untuk ibu melahirkan.

“Intinya, penumpang yang boleh berangkat adalah mereka yang bukan tujuan mudik,” ujar Zulfian.

Penerbangan pada waktu tersebut membutuhkan banyak syarat guna meminimalkan potensi penularan Covid-19.

“Harus dibuktikan dengan dokumen-dokumen tertentu seperti kalau perjalanan dinas harus menunjukkan surat dinas dari instansinya,” jelas Zulfian.

Larangan mudik termaktub dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021. Berlaku bagi PNS, TNI/Polri, karyawan BUMN, hingga swasta baik pekerja formal maupun informal, serta masyarakat umum lainnya.

Bagi yang melanggar, mereka akan dikenai sanksi. Seperti yang termuat dalam SE poin J yang berbunyi pelanggar akan dikenakan sanksi denda, sanksi sosial, kurungan dan/atau pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Namun, tidak ada rincian jelas terkait sanksi tersebut. Seperti lamanya waktu kurungan, atau bentuk sanksi sosial. Juga besaran denda jika masyarakat melanggar SE ini.

Kembali ke Zulfian, kebijakan larangan mudik itu praktis bakal berdampak pada penurunan jumlah penumpang.

“Ya, dampaknya penurunannya pasti ada, ” ujarnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Banjarbaru

Istri Pjs Wali Kota Banjarbaru Kembali Bersilaturrahmi ke TP PKK Kecamatan
WO Nineteen Banjarbaru

Banjarbaru

Kisah Bisnis WO Nineteen Banjarbaru, Beranjak dari Keresahan Hingga Raih Cuan
Kasi Pidsus Kejari Banjarbaru, Yandi Primananda (tiga dari kiri) saat peletakan kotak Pengaduan Indikasi Korupsi. Foto-Istimewa

Banjarbaru

Cegah Tindak Korupsi, Kejari Banjarbaru Bikin KOPIKU
Mayat Bayi

Banjarbaru

Dikira Mayat Bayi di Guntung Manggis Banjarbaru, Ternyata…
banjir banjarbaru

Banjarbaru

Banjir di Banjarbaru, DPRD: Periksa Bangunan Penghambat Sungai
apahabar.com

Banjarbaru

Inisiasi Tukar Sampah Jadi Token Listrik, PLN UIW Kalselteng Bantu Pengembangan Bank Sampah Sekumpul
PSBB

Banjarbaru

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang
Pilwali

Banjarbaru

HMJ Siap Lanjutkan Banjarbaru Sebagai Kota Pelayanan Berkualitas dan Berkarakter
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com