Breaking News! Bangunan Pasar Lima Ambruk, 4 Orang Sempat Terjebak Pengemudi Ojol Lebih Memilih Pakai Motor Konvensional Dibanding Motor Listrik, Terungkap Alasannya Samsung Galaxy A23 5G Dirilis, Spesifikasinya Dirancang untuk Generasi Milenial Di Tengah Krisis Pangan, Jokowi Sentil Kecilnya Porsi Startup Agrikultur Hacker Bjorka Beraksi di Sultra, Kalsel Siaga

Presiden Jokowi Bantu Istri Terduga Teroris yang Terlilit Utang Bank

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantu istri seorang terduga teroris di Sukabumi, Jawa Barat, yang terlilit utang di bank setelah suaminya...
- Apahabar.com     Minggu, 4 April 2021 - 07:30 WITA

Presiden Jokowi Bantu Istri Terduga Teroris yang Terlilit Utang Bank

Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif saat memberikan santunan dari Presiden Jokowi kepada istri terduga teroris di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Sabtu (3/4/2021). Foto: Humas Polres Sukabumi

apahabar.com, SUKABUMI – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantu istri seorang terduga teroris di Sukabumi, Jawa Barat, yang terlilit utang di bank setelah suaminya ditangkap polisi.

SA (25) terlilit utang bank setelah suaminya BS ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Jakarta karena diduga terlibat aksi terorisme.

Presiden Jokowi menyampaikan bantuan untuk keluarga terduga teroris tersebut, melalui Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif, Sabtu (3/4).

“Saya dihubungi Staf Kepresidenan untuk menyampaikan pesan dan amanah untuk keluarga terduga teroris yang mengontrak rumah di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi,” kata Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif, melalui Paur Humas Ipda Aah Saepul Rohman di Sukabumi, seperti dilansir Antara, Sabtu.

Menurut dia, ada beberapa pesan dari Presiden Jokowi yang disampaikan langsung oleh Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif kepada SA (25) yang merupakan istri terduga teroris.

Selain itu, Presiden Jokowi memberikan bantuan uang tunai untuk istri terduga teroris itu karena yang bersangkutan terlilit utang dan masih memiliki bayi berusia beberapa bulan.

Presiden Jokowi, kata dia, mengetahui istri dan anak terduga teroris dalam kondisi memprihatinkan akibat ulah suaminya yang terlibat dalam organisasi terorisme setelah membaca pemberitaan di media daring.

Dijelaskan Aah bahwa bantuan tersebut berupa uang tunai yang dititipkan kepada Kapolres Sukabumi dari Staf Kepresidenan.

Ia menegaskan bahwa santunan ini pun murni bantuan dan tidak ada maksud lain.

“SA istri terduga teroris ini pun berterima kasih kepada Pak Jokowi yang telah merespons keluhannya karena terlilit utang bank dan masih mempunyai bayi sehingga beban keluarga sangat berkurang,” katanya.

Di sisi lain, SA mengaku tidak mengetahui bahwa suaminya bisa terjerumus dan bergabung dengan jaringan teroris karena selama berumah tangga, suaminya tidak menunjukkan gelagat yang mencurigakan.

“Tentunya saya awalnya tidak percaya bahwa suami terlibat kasus terorisme, yang saya tahu memang suami bekerja di Jakarta dan pulang saat libur dan kembali lagi ke Jakarta untuk bekerja,” katanya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu tim Densus 88 Mabes Polri menggeledah salah satu rumah di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi yang ditempati salah seorang terduga teroris yang diciduk di kawasan Mangga Dua, Jakarta.

Dari hasil penggeledahan itu, polisi menyita beberapa barang bukti dari rumah terduga teroris yang diduga ada kaitannya dengan aktivitas jaringan teroris.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

UMKM Sektor Pertanian

Nasional

Pertumbuhan Kredit UMKM Sektor Pertanian Tumbuh Positif Saat Pandemi

Nasional

Janji Presiden Jokowi, Kartu Prakerja Bakal Jawab Isu Ketenagakerjaan
apahabar.com

Nasional

Kadin Sampaikan Jaminan untuk Buruh di UU Cipta Kerja Bertambah

Nasional

Alasan Transparansi & Independen, Kapolri Copot Karo Paminal serta Kapolres Jaksel
apahabar.com

Nasional

Kominfo Siap Bekerja Sama Cari Pelaku Peretasan Situs Tempo.co
apahabar.com

Nasional

Syarief Hasan: Pesantren Potret Nyata Kebhinnekaan Indonesia
Wajib PCR

Nasional

Naik Pesawat Wajib PCR, Satgas Ungkap Alasannya
raffi ahmad

Nasional

Tak Jaga Prokes Habis Divaksin, Istana Tegur Raffi Ahmad
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com