Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Ramadan Foods Fair, Pasar Ramadan Versi Daring di Marabahan Batola

- Apahabar.com Selasa, 13 April 2021 - 20:18 WIB

Ramadan Foods Fair, Pasar Ramadan Versi Daring di Marabahan Batola

Salah satu pedagang Ramadan Foods Fair di Jalan AES Nasution Marabahan yang berjualan aneka menu berbuka. Foto: apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Tidak cuma belajar daring, Pasar Ramadan di Marabahan pun menggunakan metode serupa.

Masih dalam situasi pandemi Covid-19, Pasar Ramadan yang biasa digelar di Siring Ulek Marabahan, akhirnya kembali ditiadakan.

Lantas sebagai pengganti, Dinas Kepemudaan Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Barito Kuala menggelar Ramadan Food Fair yang menggunakan sistem daring maupun luring.

Seperti pasar-pasar biasa, Ramadan Food Fair diramaikan puluhan pedagang makanan dan minuman.

Bedanya mereka berjualan di depan rumah masing-masing dengan tenda dan spanduk dari Disporabudpar Batola sebagai penanda. Selain nama pedagang, spanduk juga memuat nomor telepon.

Warga bisa langsung mendatangi rumah pedagang-pedagang tersebut, atau menggunakan jasa pesan antar lokal Ojekin dan Kurama yang sudah bekerjasama dengan Disporabudpar Batola.

“Ide penyelenggaraan Ramadan Foods Fair ini adalah menghindari kerumunan di pasar konvensional,” ungkap Bupati Batola, Hj Noormiliyani AS, Selasa (13/4).

“Melalui sistem ini, kami juga berupaya membantu kelangsungan UMKM dan menghindari Pasar Ramadan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Ternyata sambutan pedagang dan pembeli cukup positif, mengingat Pasar Ramadan sama sekali tidak digelar setahun sebelumnya.

“Alhamdulillah cukup ramai. Paling banyak yang pesan online melalui kurir. Adapula yang memesan langsung dengan cara pre order,” papar Sri Wahyu Yuniarti, salah seorang pedagang.

Selama hari pertama Ramadan, pedagang kue di Jalan AES Nasution Marabahan itu berhasil menjual 30 biji ipau, 28 bingka kentang dan sejumlah kue lain.

“Kami cukup diuntungkan juga dengan pre order, karena kue yang dijual sudah bisa dihitung. Dengan demikian, kami tidak khawatir kue tak habis dijual,” imbuh Wahyu Yuniarti.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

setrum

Batola

Nyalakan Kipas Angin, Seorang Kakek di Jejangkit Batola Tewas Tersetrum
Covid-19

Batola

Update Covid-19 di Batola, Tersisa 45 Kasus Aktif

Batola

Perburuk Dampak Banjir, Sungai Semangat Dalam Batola Segera Dikeruk
Penggelap Mobil

Batola

Dinilai Belum Sepadan, Korban Sesalkan Vonis Oknum ASN Penggelapan Mobil di Batola
apahabar.com

Batola

Jalan Gampa Asahi Batola Rusak Parah, Truk Bertonase Besar Dilarang Melintas
PPKM

Batola

PPKM di Batola, Diputuskan Setelah 12 Januari
apahabar.com

Batola

Komitmen Dukung Paman Birin, DPD Golkar Batola Pede Menang Besar
apahabar.com

Batola

Dari 611 Kasus Covid-19 di Batola, Tersisa 49 Pasien Positif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com