Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

- Apahabar.com Selasa, 20 April 2021 - 15:44 WIB

Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Koordinator Hukum H2D saat terlibat perseteruan dengan seorang warga bernama Aman yang diduga bagian dari tim pemenangan BirinMu. Foto: Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Sederet laporan merepotkan jajaran Bawaslu Kalsel jelang pemungutan suara ulang (PSU) Pilgub Kalsel, 9 Juni mendatang.

Tercatat, sudah ada delapan laporan. Tujuh di antaranya telah diputuskan. Ada yang dilanjutkan dan dihentikan.

“Sudah ada delapan laporan,” ujar Komisioner Bawaslu Kalsel Azhar Ridhanie, Selasa (20/4).

Laporan pertama masuk dari Muhammad Hasan. Ia adalah ketua DPD Pemuda Islam. Laporan bernomor 11/REG/PL/PG/Prov/22.00/IV/2021 itu ditujukan kepada Denny Indrayana sebagai terlapor I. Dan Jurkani sebagai terlapor II.

Laporan yang dimaksud terkait dugaan kampanye safari Ramadan oleh Denny di Masjid Nurul Iman, Banjarmasin Selatan, 31 Maret 2021.

Namun hasil kajian Bawaslu Kalsel, tudingan yang ditujukan Hasan kepada Paslon 02 itu tak terbukti.

Bawaslu memutuskan menghentikan laporan karena tak menemukan unsur-unsur pelanggaran pidana maupun administratif pemilihan.

“Yang laporan di Masjid Nurul Iman itu dihentikan. Karena memang tak ada kampanye,” ujar Aldo – sapaan akrab Azhar Ridhanie.

Kedua, laporan atas nama Abdullah dengan nomor 12/REG/PL/PG/Prov/22.00/IV/2021. Laporan itu terkait adanya keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) atas nama Muhammad Rizani.

Abdullah membuat laporan karena mendapat foto ASN Pemprov Kalsel itu tengah bersama Denny. Dalam laporan itu Rizani tercatat sebagai terlapor I. Dan Denny sebagai terlapor II.

Dari hasil kajian Bawaslu mereka mendapat sejumlah bukti terkait pelanggaran netralitas ASN yang dilakukan Rizani. Sehingga Bawaslu menyampaikan rekomendasi ke Komisi ASN untuk menindaklanjutinya.

Sementara untuk pelanggaran pidana maupun administratif pemilihannya dihentikan Bawaslu karena tak memenuhi unsur-unsur pelanggaran.

“Kami rekomendasikan ke Komisi ASN. Karena kami dapat bukti yang cukup. Sehingga kami sampaikan ke KASN,” beber Aldo.

Musim Saling Lapor, Giliran ASN Pemprov Kalsel Diadukan Gegara Foto Bareng Paslon

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya: 

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sinergi Penegak Hukum Berantas Narkotika di Lapas Kalsel
dana hibah KONI

Kalsel

Eks Ketua dan Sekretaris KONI Banjarmasin Dituntut 5 Tahun Penjara
apahabar.com

Kalsel

Portal Jembatan Alalak II Banjarmasin Ditabrak, Pengemudi Kabur Bawa Mobil Box yang Hancur
apahabar.com

Kalsel

DPC PDI Kotabaru Bantu Ribuan Masker ke RSUD
apahababar.com

Kalsel

Pencurian di Banjarbaru, Uang Curian Dibelanjakan Helm dan Sepatu Balap
apahabar.com

Kalsel

Prostitusi via Online di Tanjung, Polisi Tangkap Seorang Mucikari
apahabar.com

Kalsel

RT di Banjarmasin Dijotos karena Bansos, Polisi Ungkap Sosok Pelaku
apahabar.com

Kalsel

Kepergok Bawa Belati, Pria Kampung Gadang Diamankan Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com