Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Sebelum Difungsikan, Komisi III DPRD Kalsel Cermati Kondisi Jembatan Alalak I

- Apahabar.com Kamis, 1 April 2021 - 20:11 WIB

Sebelum Difungsikan, Komisi III DPRD Kalsel Cermati Kondisi Jembatan Alalak I

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar berkomunikasi dengan rekannya membahas Jembatan Alalak I. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Digadang-gadang bakal memecahkan kemacetan dari Handil Bakti ke Banjarmasin, Jembatan Alalak I, atau Jembatan Kayu Tangi Ujung akan difungsikan 15 April mendatang.

Saat rapat dengar pendapat (RDP) DPRD Kalsel dengan Dinas Perhubungan dan Balai Jalan wilayah Kalimantan, rencana bakal difungsikannya Jembatan Alalak I mengemuka.

“Terakhir kita lihat itu, ada penguatan jembatan oleh tim teknis pelaksanaan,” kata anggota Komisi III DPRD Kalsel, Fahrin Nizar, Kamis (1/4).

Sebelum difungsikan, ujarnya, jembatan kembali dites, untuk memastikan keamanan saat nanti dibuka. Aspal yang menutupi jembatan dikupas untuk mengurangi beban mati jembatan.

Jalan dari jembatan yang bergelombang akan diuruk batu, kemudian diratakan agar mempermudah kendaraan yang lewat.

“Kami minta jalan poryek yang dipakai nanti, juga diratakan,” ucap Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Fahrin juga menjelaskan, jembatan tidak akan dibuka selama 24 jam. Artinya jembatan itu difungsikan saat jam sibuk, seperti mereka yang berangkat ke kantor atau tempat kerja. Dan sore hari saat pulang.

Keputusan itu rupanya jalan tengah yang diambil oleh Dewan dan Balai jalan agar tidak mengganggu penyelesaian proyek jembatan yang baru.

“Yang boleh lewat cuma kendaraan pribadi, roda empat dan roda dua. Kendaraan angkutan tetap pakai Jembatan Alalak II,” ucapnya.

Sebelumnya, akibat terjangan kendaraan angkutan ringan dan berat Jalan Cemara Ujung Banjarmasin rusak parah, jalan bergelombang dan berlubang.

Akibatnya, para pengendara mesti mengurangi gas kendaraan saat melintas untuk memilih lajur yang tepat saat melintas. Bahkan beberapa kali ada truk yang terjebak, karena salah perhitungan. Karena itu lah muncul kemacetan hingga berjam-jam.

Tidak hanya menjadi perhatian DPRD Banjarmasin, jalan masuk itu juga mendapat atensi dari Komisi III DPRD Kalsel.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

DPRD Kalsel

Politisi Perempuan Kalsel Sosialisasikan Perda PMD
apahabar.com

DPRD Kalsel

2021, Bang Dhin Ingin Kalsel Lebih Baik
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tunjangan Diturunkan, Pegawai Administrasi “Serbu” Sekretariat DPRD Kalsel
apahabar.com

DPRD Kalsel

DPRD Prihatin Sabu 1 Kg dalam Kemasan Teh Masuk Kalsel

DPRD Kalsel

Drainase Provinsi di Tanbu Tak Berfungsi, DPRD Kalsel Cari Solusi
apahabar.com

DPRD Kalsel

Dari Safari DPRD Kalsel, Hibah Lahan hingga Mobdin Wakapolda
Pansus

DPRD Kalsel

Ke Balikpapan, Pansus III Jasa Lingkungan DPRD Kalsel Kunjungi P3EK
apahabar.com

DPRD Kalsel

Gubernur Kalsel Tandatangani KUA-PPAS Perubahan APBD 2020 dan KUA-PPAS APBD 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com