Pontianak Waspadai Ledakan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Dampak Banjir di Satui Tanah Bumbu: 145 Rumah, 55 Ha Sawah Terendam, 101 Jiwa Mengungsi Lebaran Hari Kedua, Simak Prediksi Cuaca Pasca-Banjir di HST dan Tanah Bumbu Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga

Sebelum Ditangkap, Tersangka Korupsi Dana Desa di HSU Menghilang Sejak Januari

- Apahabar.com Jumat, 16 April 2021 - 15:23 WIB

Sebelum Ditangkap, Tersangka Korupsi Dana Desa di HSU Menghilang Sejak Januari

Petugas gabungan saat melakukan penangkapan terhadap tersangka korupsi dana desa di rumah keluarganya di Barsel. Foto - Istimewa.

apahabar.com, AMUNTAI – Sebelum ditangkap polisi, AA yang menjadi tersangka korupsi dana desa di Hulu Sungai Utara (HSU) ternyata sudah menghilang sejak Januari 2021.

Sejak saat itu, batang hidungnya tidak kelihatan di tempat tinggalnya, RT 03 Desa Sungai Janjam, Kecamatan Babirik.

“Belum tahap dua (Pelimpahan kasus dari Polres ke Kejaksaan Negeri HSU) tersangka sudah menghilang. Tapi sekarang tersangka sudah ditangkap,” jelas Kapolres AKBP Afri Darmawan melalui Kasatreskrim Polres HSU Iptu M Andi Patinasarani, Jumat (16/4).

Setelah melakukan penyelidikan, petugas berhasil mengetahui keberadaan AA. Tersangka kemudian ditangkap di rumah keluarganya di Desa Babai RT 20 Kecamatan Kurau Kuala, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, pada 15 April 2021.

Penangkapan tersangka berawal pada 2018 dan 2019 saat Desa Sungai Janjam mendapatkan dana desa yang bersumber dari APBN.
Saat itu AA menjabat sebagai kepala desa.

Pada 2018, Desa Sungai Janjam mendapat dana desa sebesar Rp677.953.000, sementara pada 2019 sebesar Rp741.652.000.

Oleh pemerintah desa, dana tersebut digunakan untuk beberapa kegiatan seperti pembangunan toilet, pengadaan tong sampah, penerangan listrik, dan pembuatan kanopi.

Dari beberapa proyek, aparat menemukan adanya penyelewengan berupa mark up harga, upah tukang, dan kegiatan pengadaan fiktif.

Kemudian, berdasarkan laporan hasil audit investigasi, AA diduga menyelewengkan dana hingga ratusan juta rupiah.

“Akibat dari perbuatan yang dilakukan tersangka sebagai Kepala Desa Sungai Janjam saat itu, negara mengalami kerugian sebesar Rp.487.306.952,” jelas M Andi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Titik Banjir HSU

HSU

Cek Titik Banjir HSU, Kapolres Turun Bantu Evakuasi Warga
KH Asmuni atau Tuan Guru Danau. Foto-net

HSU

Polres HSU Berjaga-jaga Jelang Nisyfu Sya’ban, Begini Tanggapan Guru Danau
Penganiayaan

HSU

Tak Sampai 1 Jam, Pelaku Penganiayaan di Manarap Hulu HSU Ditangkap Polisi

HSU

Gasak Belasan Gas Melon, Seorang Warga HST Ditangkap Jatanras HSU
Polres Amuntai

HSU

Miliki Sabu, Sule Ditangkap Satres Narkoba Polres Amuntai
Remaja Penjual Sabu

HSU

Nyamar Jadi Pembeli, Polisi HSU Tangkap Remaja Penjual Sabu
Sabu

HSU

Usai Pesta Sabu, 2 Pria dan 1 Perempuan Disergap Polisi di HSU
Polres HSU

HSU

Polres HSU Digenangi Air, Tahanan Dititipkan Ke Lapas Amuntai
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com