Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Sempat Dirawat di RS, Bos Pempek yang Ditabrak Pikap di Kalteng Meninggal Dunia

- Apahabar.com Kamis, 8 April 2021 - 20:12 WIB

Sempat Dirawat di RS, Bos Pempek yang Ditabrak Pikap di Kalteng Meninggal Dunia

Penyidik Unit Laka Polresta Palangka Raya melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Pengusaha pempek asal Kalteng, Asyuraddin (52), meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Kamis (8/4) sekira pukul 07.00 WIB.

Pria yang dikenal sebagai Pak Radin, meninggal karena mengalami luka parah usai ditabrak mobil pikap. Meski sempat mendapat perawatan medis, tapi nyawanya tak tertolong.

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Piere Tendean, tepatnya di bawah Jembatan Kahayan Kota Palangka Raya, Selasa (6/4).

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, AKP Rikky Operiady, membenarkan kabar meninggalnya korban kecelakaan tersebut.

Kecelakaan terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor jenis metik putar balik di ujung Jembatan Kahayan.

Nahas, saat putar balik, dari arah Jembatan Kahayan meluncur mobil pikap yang dikemudikan Satri, warga Jalan Pantai Cemara Labat, Pahandut Seberang.

“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pikap tidak bisa menghindar dan menabrak motor di bagian sisi sebelah kanan,”ujarnya.

Pengendara motor meninggal dunia di rumah sakit. Kasusnya sudah ditangani dengan melakukan olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV arus lalu lintas yang ada di salah satu kantor di lokasi tersebut.

Dari rekaman CCTV yang diambil, pengendara motor langsung berbelok ke arah kanan tanpa memperhatikan arus lalu lintas yang ada di Jembatan Kahayan.

Padahal di ujung jembatan sudah terpasang rambu peringatan larangan putar balik untuk pengendara.

Rambu putar balik untuk pengendara sudah tersedia di Jalan Piere Tendean yang berjarak berkisar 50 meter dari ujung jembatan.

“Guna penetapan tersangka dalam kasus ini kita akan lakukan gelar perkara setelah pemeriksaan saksi-saksi selesai dilakukan,” tuturnya.

Untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang sama, mantan Kasat Lantas Polres Gunung Mas ini mengimbau pengendara tidak melanggar rambu-rambu yang sudah terpasang, khususnya di Kawasan Jembatan Kahayan.

Pemasangan rambu larangan di ujung jembatan dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, mengingat kendaraan yang melintas di jembatan tersebut dalam posisi menurun dan memiliki kecepatan di atas rata-rata dan sudut pandang yang terbatas.

“Utamakan keselamatan dengan tidak melanggar rambu lalu lintas, baik melawan arus, melanggar lampu merah maupun petunjuk jalan lainnya. Mengingat mobilitas kendaraan di Palangka Raya cukup tinggi,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalteng

Disdik Kapuas Gelar Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak
apahabar.com

Kalteng

Diduga Depresi, IRT Penumpang KM Lawit Nekad Cebur Ke Laut
apahabar.com

Kalteng

Polsek Selat Kapuas Raih Penghargaan Terbaik dalam Pelaporan Kinerja

Kalteng

RS Doris Sylvanus Terus Tingkatkan Donor Plasma Konvalesen
apahabar.com

Kalteng

KPU Palangka Raya Usulkan Rp20,1 Miliar untuk Pilkada 2020
apahabar.com

Kalteng

Dinilai Berbahaya, Akses Jembatan Gantung Mandomai Kapuas Ditutup

Kalteng

Jual Gadis di Bawah Umur, Dua Muncikari Palangka Raya Ditangkap Saat Nyabu
apahabar.com

Kalteng

Raperda PBBKD Harus Fokus Suku Dayak
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com