Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Tetap Sekat Pemudik! Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya

Serius Bangun Rel Kereta Api, Pemprov Kalsel Cari Investor Sokong Pembiayaan

- Apahabar.com Senin, 26 April 2021 - 14:38 WIB

Serius Bangun Rel Kereta Api, Pemprov Kalsel Cari Investor Sokong Pembiayaan

Ilustrasi rel kereta api. Foto: Detik.com

apahabar.com, BANJARBARU – Pemprov Kalsel mencari investor untuk menyokong pembiayaan dalam pembangunan rel kereta api menuju Bandara Internasional Syamsudin Noor.

“Untuk membangun kereta bandara kita akan mencari investor swasta,” ucap Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira, Senin (26/4).

Fajar bilang, untuk mengundang para investor, pihaknya akan melakukan kajian kereta bandara.

“Nanti, mereka yang membangun. Pemerintah hanya menyiapkan lahannya,” tambahnya.

Besarnya investasi yang diperlukan untuk membangun transportasi kereta api, membuat Pemprov Kalsel memilih untuk menggarapnya secara bertahap.

Rute arah Bandara Syamsudin Noor lah yang dibangun lebih dahulu. “Nilai investasi kereta api ini Rp 24 triliun, ini cukup mahal. Jadi kita dahulukan kereta bandara,” imbuhnya.

Selain itu, pendahuluan rute ke bandara juga berdasar ingin melihat peluang ke depannya. Kawasan bandara diprediksi menjadi pusat perekonomian baru, sehingga lalu lintas di sekitarnya kemungkinan semakin padat.

“Kami memikirkan program jangka panjangnya. Sekarang memang jalan ke bandara masih belum padat, tapi 10 tahun ke depan kita tidak tahu. Kemungkinan akan macet apabila hanya mengandalkan alat transportasi di jalan,” ujarnya tadi.

Arus penumpang dan barang dari bandara ke depan, juga diprediksi semakin meningkat. Sehingga memerlukan kereta api sebagai moda transportasi tambahan.

“Kalau tidak dirancang sekarang, khawatirnya sama seperti di Jakarta. Ketika sudah macet, baru berfikir kereta bandara. Kita tidak menginginkan demikian, kita harus berfikir lebih maju ke depan,” katanya.

Sementara, Peneliti Balitbangda Kalsel, Arif Anwar menyebut, sebelum melaksanakan penelitian di lapangan, terlebih dahulu pihaknya menyusun tim pengkaji, dan menggelar workshop serta seminar proposal.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemprov Kalsel

Jika Kalsel Terjangkit Corona, Ini yang Bakal Dilakukan Dinkes
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Pemprov Kalsel Setuju Kabupaten Banjar Terapkan PSBB
Mujiyat

Pemprov Kalsel

Resmi Jabat Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat Fokus Penanganan Pascabanjir
vaksin Covid-19

Pemprov Kalsel

Sudah 77 Persen Nakes di Kalsel Divaksin Covid-19

Pemprov Kalsel

Angka Kematian Covid-19 di Kalsel Turun, Safrizal Beri Apresiasi
Sekda Kalsel

Pemprov Kalsel

Resmi Dilantik Sebagai Sekda Kalsel, Roy Diminta Kerja Full Speed
bantuan

Pemprov Kalsel

Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi

Pemprov Kalsel

BWS Kalimantan III Akan Kembangkan Agrowisata di Embung Kampung Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com