Kakek di Banjarmasin Meninggal Misterius di Hotel, Polisi Lakukan Pemeriksaan Polisi Tewas di Sungai Martapura, Sudah 2×24 Jam Faisal Diperiksa Intens Akhirnya, Tunggakan Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Dibayar! Duh, Honor Relawan Covid-19 di Banjarmasin Belum Dibayar Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Sikapi Pasang-Surut di Banjarmasin, BPBD Kalsel Ajak Perkuat Mitigasi

- Apahabar.com Kamis, 8 April 2021 - 10:09 WIB

Sikapi Pasang-Surut di Banjarmasin, BPBD Kalsel Ajak Perkuat Mitigasi

Ilustrasi - Sejumlah pedagang terpaksa merapikan dagangan supaya tidak terdampak genangan air, Senin (5/4). Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Mujiyat, menekankan pentingnya upaya mitigasi atas fenomena air pasang-surut yang terjadi di Banjarmasin.

Langkah ini, sebut Mujiyat untuk mengurangi risiko dari dampak yang ditimbulkan bencana banjir.

“Mitigasi ini adalah upaya konkret yang harus dibarengi dengan action,” kata Mujiyat kepada apahabar.com, belum lama tadi.

Diwartakan sebelumnya, puncak air pasang diprediksi terjadi pada Mei nanti. Dengan prakiraan debit air mencapai 2,4 sampai 2,7 meter.

Langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin, antara lain melakukan penataan pada saluran drainase hingga mengoptimalkan sungai-sungai kecil. Termasuk juga pembongkaran jembatan bangunan gedung agar tidak menyumbat aliran air.

“Pembenahan drainase itu salah satu bentuk mitigasi. Kalau hanya himbauan saja tidak akan konkret, pembongkaran di setiap ruko itu actionnya,” ujarnya.

Selain itu, upaya mitigasi juga harus didukung oleh seluruh pihak. Konsep kerja sama pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, akademisi, pengusaha serta media.

“Supaya seiya dan sekata, bisa saling mengingatkan. BPBD Banjarmasin juga harus merangkul bagaimana masyarakat bisa sadar dan menyelamatkan dirinya ketika terjadi bencana lagi,” imbuhnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan, warga Banjarmasin juga diminta untuk ikut terlibat dalam upaya mitigasi bencana. Hal kecil yang bisa dilakukan seperti tidak membuang sampah sembarangan, hingga kesadaran menyelamatkan barang dan dokumen berharga.

“Semua arsip harus disiapkan dari sekarang, ditaruh dalam tas. Jadi kalau ada masalah siap diangkat. Lalu seandainya bagi yang rumahnya dibongkar, bagaimana agar tidak menimbulkan masalah baru dan kesadaran tidak membuang sampah di sungai atau drainase,” jelas Mujiyat.

Sebagai catatan, 3 kecamatan yaitu Banjarmasin Timur, Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Selatan, menjadi daerah yang rawan terjadi banjir.

Dalam musibah ini, air pasang juga merendam sejumlah pasar antara lain Pasar Ujung Murung, Pasar Atom Kilat, Pasar Besar, Pasar Sudimampir dan sekitarnya. Akibatnya, para pedagang mengalami kerugian dan terpaksa menutup dagangannya lebih awal.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Lulus Pengumuman CPNS 2019, Berikut 8 Dokumen yang Wajib Diunggah di sscndaftar.bkn.go.id
Ponsel

Tak Berkategori

Sempat Kabur, Pembobol Puluhan Ponsel dari Gadget Mart Banjarmasin Ditangkap
apahabar.com

Tak Berkategori

Hujan Lagi Siang Ini
Mohamed Salah Liverpool

Sport

Hasil dan Klasemen Liga Inggris Setelah Man City vs Liverpool Imbang, Leicester Geser Tottenham di Puncak
Bupati

Tak Berkategori

Bupati Tabalong Larang ASN Keluar Daerah, Nekat Melanggar Bakal Disanksi

Tak Berkategori

Tekan Kriminalitas, Emak-Emak Jangan Pakai Perhiasan Berlebihan
apahabar.com

Tak Berkategori

5.062 Sambungan Gas Rumah Dipastikan Terpasang di Ibu Kota Baru
Alalak

Tak Berkategori

Jalan Utama Kalsel – Kalteng Tergenang, Puluhan Motor Mogok!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com