Serangan Udara Israel di Gaza, Ratusan Warga Palestina Tewas H+3 Idulfitri, Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Masih Sepi Bawa Sabu dari Kaltim, Warga HST Ditangkap di Pos Penyekatan Jaro Tabalong Banjir Satui Tanbu, Ratusan Warga Masih Mengungsi, Puluhan Ribu Terdampak Cuaca Cerah, Banjir di Satui Tanbu Berangsur Surut

Soal Bentrokan Antar Ormas di Penajam Paser Utara, Begini Kronologinya

- Apahabar.com Jumat, 30 April 2021 - 17:36 WIB

Soal Bentrokan Antar Ormas di Penajam Paser Utara, Begini Kronologinya

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, ketika memberikan penjelasan dalam press rilis di Mapolda Kaltim. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Setelah mengamankan dan memeriksa sejumlah orang yang terlibat, Polda Kalimantan Timur menyimpulkan kronologis bentrokan antar ormas di Penajam Paser Utara (PPU), Selasa (27/4).

Bentrokan tersebut sempat membuat suasana di PPU menjadi tegang. Terlebih salah satu ormas yang terlibat berencana datang dari Samarinda.

“Kejadian bermula sekitar pukul 12.15, ketika sebuah perusahaan di Lawe-Lawe didatangi sebanyak 30 orang yang mengaku dari dua ormas di PPU,” jelas Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Ade Yaya Suryana, Jumat (30/4).

“Mereka bermaksud berbicara dengan pimpinan perusahaan berinisial RD, terkait persoalan pekerjaan. Tak lama kemudian, RD datang bersama HR,” imbuhnya.

Namun dialog yang direncanakan tidak terjadi, karena terjadi kekerasan terhadap karyawan dan salah satu pimpinan yang dilakukan oleh oknum kedua ormas tersebut.

Dalam keributan tersebut, sejumlah karyawan dan pimpinan perusahaan dibawa ke kantor ormas di Penajam.

“Selanjutnya perusahaan tersebut meminta bantuan dan menggerakan sejumlah untuk membebaskan pimpinan mereka,” beber Adi Yaya.

Beruntung ketegangan berhasil diredam polisi dengan cepat. Polisi melakukan pemblokiran di pelabuhan, sehingga kelompok perusahaan dapat diamankan.

Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan, Polda Kaltim akhirnya oknum dari kedua ormas berinisial NS dan AN sebagai tersangka.

“Mereka merupakan pelaku utama yang melakukan penganiayaan bersama-sama dan dikenakan Pasal 170 tentang pengeroyokan,” sebut Ade Yaya.

Sementara 16 dari 27 orang yang diamankan Subdit Jatanras Polda Kaltim, segera menhalani proses penegakan hukum akibat membawa sajam.

“Kami mengimbau kepada masyrakat agar tidak terpancing isu yang berkembang. Sebaiknya percaya kepada kepolisian,” tegas Ade Yaya.

“Kami memastikan tidak satu pun ormas dapat melanggar hukum. Kalau melanggar hukum, Polri akan melakukan tindakan tegas,” pungkasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Bawa Sayur

Kaltim

Bawa Sayur, Pengendara Motor di Balikpapan Tewas Tabrak Truk Kontainer Parkir
apahabar.com

Kaltim

AMAN Kaltim Kecam Penangkapan Jurnalis AS di Palangkaraya

Kaltim

Kebijakan Larangan Mudik, Jalan Tol Balsam Tetap Beroperasi

Kaltim

Harga Daging Ayam di Balikpapan Melonjak Jelang Lebaran
Vaksin

Kaltim

13.380 Vial Vaksin Untuk Kaltim Tiba, Balikpapan Kebagian 1.040 Vial
Sabu 2 Kg

Kaltim

Sempat Dikira Pria, Kurir Tomboi Bawa Sabu 2 Kg di Balikpapan Diringkus Polisi
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Siap Gelontorkan Puluhan Miliar untuk Beasiswa Tahun Ini
apahabar.com

Kaltim

Hore!! Penerbangan Langsung ke Maratua Bakal Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com