Sudah Ditemukan, Jasad Korban Longsor di Batu Bini HSS Dievakuasi Besok Banjir di Haruyan HST Berangsur-Angsur Surut, BPBD Imbau Warga Tetap Siaga Lebaran di Lapas Balikpapan, Antre Video Call Lepas Rindu Kasus Covid di Balikpapan Melandai, Hari Ini Hanya Bertambah 5 Orang Banjir di Satui Tanbu, Ratusan Jiwa Mengungsi

Terungkap! Alasan Oknum Pemuda LAS HST Hina Buser yang Tenggelam di Banjarmasin

- Apahabar.com Minggu, 11 April 2021 - 18:59 WIB

Terungkap! Alasan Oknum Pemuda LAS HST Hina Buser yang Tenggelam di Banjarmasin

MY mengaku bukan sebagai penulis dalam cuitan yang bernada ujaran kebencian pada kasus tenggelamnya Bripka Mashuddin. Foto: Husaini untuk apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Pelaku ujaran kebencian, MY (34) terhadap Bripka Mashuddin berdalih sakit hati.

Lantas dia mengomentari tautan ihwal tewasnya polisi itu pada salah satu grup di media sosial Facebook.

Melalui akun Facebook Utuch Gerhana, MY menuliskan penggalan kalimat yang bernada ujaran kebencian terhadap Tim Buser.

Berikut penggalan kalimat dirangkum apahabar.com dan telah dikonversi ke bahasa Banjar:

“Aku katuju haja manusia yang kaya Buser tu matinya kaya itu. Ibaratnya di hadapan ku gin larutnya, kada ku hakun manulung. Pehatian Buser ni bilang bejat banar. Menyiksa manusia kaya manyipak binatang…”

Buntut postingan tersebut, warga Desa Panggang Marak Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) itu diciduk polisi, Minggu (11/4) siang.

MY tak sendiri, sejumlah personel berpakaian sipil dari Jatanras Polres HST turut membawa istrinya, NH (29).

Lantas, apa motifnya?

Terdapat fakta baru setelah polisi melakukan wawancara dan pemeriksaan terhadap kedua orang tersebut.

“Ya, alasan NH menulis komentar pada tautan hingga memposting hal tersebut dikarenakan rasa sakit hatinya kepada polisi,” kata Ps Paur Subbag Humas Polres HST, Aipda M Husaini kepada apahabar.com, Minggu (11/4) sore.

Pengujar Kebencian Tim Buser yang Tenggelam di Banjarmasin Diciduk Jatanras HST

Sang istri NH mengungkap jika MY sakit hati karena pernah ditangkap oleh polisi. Menariknya MY mengaku bukan sebagai penulis melainkan sang istri.

Di 2018, lanjut NH, suaminya itu pernah berurusan dengan kepolisian. MY ditangkap lantaran kedapatan menjual narkotika dan membawa senjata tajam.

“Jenis obat-obatan Zenith,” ujarnya.

MY pun divonis 2 tahun 7 bulan. Per 2019 dia baru dinyatakan bebas dan keluar dari Rutan Barabai.

“Perkara suaminya ditangkap inilah yang membuat NH sakit hati sehingga menulis hal demikian,” terang Husaini.

Permasalahan itu, lanjut Husaini, telah diselesaikan dengan pendekatan restorative justice. MY dan NH diminta membuat surat permohonan maaf dan pernyataan tidak mengulangi lagi. Proses itu turut disaksikan kepala desa setempat.

“Yang bersangkutan juga menyampaikan permohonan maaf di media sosial dengan video,” kata Husaini.

Polres HST, kata Husaini, mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bijaksana dalam bermedia sosial.

“Gunakan media sosial dengan bijak, baik dan benar,” Husaini mengakhiri.

Naik Pangkat

 Gugur saat memburu buronan di Sungai Martapura, Bripka Mashuddin diganjar kenaikan pangkat luar biasa. Sebelumnya, Mashuddin ditemukan tak bernyawa setelah hilang selama 36 jam.

Anggota Buru Sergap Polsek Banjarmasin Tengah itu hilang usai tertelan arus sungai saat mengejar buron kasus penganiayaan berinisial F di belakang Pasar Sudimampir, Banjarmasin, Jumat malam (9/4). Jasadnya baru ditemukan Tim SAR Gabungan mengapung pukul 05.44, Minggu (11/4) di depan Balai Kota Banjarmasin.

Tinggalkan tiga anak…

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya:

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

UPT Puskesmas Sungai Tabuk 2 Beroperasi
apahabar.com

Kalsel

Melalui LP2B, Batola Memproteksi 83 Hektare Lahan Pertanian
apahabar.com

Kalsel

PDIP Tunjuk Muslimin Jadi Ketua DPRD Tala  
apahabar.com

Kalsel

AP1 Ungkap Peresmian Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor
positif

Kalsel

Jelang Nataru, 7 Warga Kotabaru Malah Positif Covid-19
Tanah Laut

Kalsel

Akhirnya, Bocah 125 Kg Tanah Laut Tinggalkan Rumah Sakit
apahabar.com

Kalsel

Disetujui Gubernur, PSBB Banjarbaru Tinggal Tunggu Waktu
apahabar.com

Kalsel

Gugur karena Corona, Dokter Senior Kalsel Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com