Kucurkan Rp2 Miliar, Banjarmasin Tancap Gas Perpanjang PPKM Mikro Lagi, Polres Tabalong Tangkap Pemilik Senjata Api Ilegal Blakblakan Duta Mall Banjarmasin Terpaksa Tutup Selama Lebaran Viral Pria Bersajam Vs Polisi-Warga di Nagasari Banjarmasin, Pelaku Diancam Pasal Berlapis! Sidang Kedua, Eks Dirut Baramarta Kukuh Hasil Korupsi Dinikmati Berjemaah

Tiba di Bali, Pesawat Poseidon AS Ikut Misi Pencarian KRI Nanggala

- Apahabar.com Sabtu, 24 April 2021 - 13:16 WIB

Tiba di Bali, Pesawat Poseidon AS Ikut Misi Pencarian KRI Nanggala

Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut AS sudah tiba di Bali dan akan melakukan misi pencarian KRI Nanggala- 402 mulai sore ini, Sabtu (24/4). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Pesawat P-8 Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat sudah tiba di Bali dan akan segera melakukan misi pencarian KRI Nanggala-402 mulai sore ini, Sabtu (24/4).

“Jam 16.00 WITA akan take off, akan melakukan kegiatan (pencarian),” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu (24/4).

Pesawat patroli maritim milik Amerika ini memang dirancang khusus untuk misi pencarian di lautan, khususnya mencari kapal selam.

TNI juga masih menunggu kapal MV Swift Rescue milik Singapura. Menurut Julius, jadwal kedatangan MV Rescue Swift itu mundur dari seharusnya hari ini menjadi Minggu (25/4) dini hari sekitar pukul 02.33 WIB.

“MV Swift belum datang, jadi mundur dia,” kata Julius.

Sementara itu, TNI juga masih menanti kedatangan kapal yang dikirimkan oleh militer Australia untuk membantu pencarian KRI Nanggala-402.

“Kalau HMAS Sirius diperkirakan tiba di 28 April, ya,” katanya.

Hingga saat ini, menurut Julius, memang belum ada perkembangan teranyar terkait pencarian KRI Nanggala. Meski begitu, proses pencarian masih terus difokuskan di sembilan area yang berada di kawasan perairan Bali.

Salah satu titik tersebut adalah lokasi di mana tumpahan minyak dan tarikan magnet kuat yang sebelumnya sempat terdeteksi oleh salah satu KRI dan helikopter saat melakukan pemantauan di lokasi.

Titik pencarian ini tersebar di jarak 23 mile dari Utara Bali atau sekitar 43 kilometer dari Celukan Bawang.

“Pencarian masih di sembilan area itu,” kata dia.

 

 

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sosiolog: Artis Terjun ke Dunia Prostitusi demi Jaga Eksistensi
apahabar.com

Nasional

Banjir Kalsel, Warganet Kecewa Panglima TNI Tak Kunjungi Titik Terparah
apahabar.com

Nasional

Diduga Terpapar Usai Amankan Demo Anti-Omnibus Law, 5 Polisi Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Berikan Data Sejujurnya dalam Sensus Penduduk 2020
apahabar.com

Nasional

F-PPP: Pengungkapan Pelaku Penyiraman Air Keras Jawab Keraguan
apahabar.com

Nasional

Bupati Kutim Kena OTT, Bukti KPK Era Firli Bahuri Masih Bertaji?
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Upayakan Jemput 78 WNI di Kapal Diamond Princess

Nasional

Mahmud Marhaba Kukuhkan Pengda JMSI Sultra
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com